Connect with us

Regional

Soal Dugaan Mafia Tambang, Pemprov Sumsel Segera Turunkan Tim Investigasi

Published

on

Release SMSI Sumsel –

PALEMBANG, MLCI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah menyurati pemerintah pusat untuk mencabut dan mengevaluasi proper biru yang telah diberikan kepada PT Bara Alam Utama dan PT Srieijaya Bara Priharum.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Sumsel Edward Chandra pada Senin (6/6/2022) di hadapan massa aksi Kawal Lingkungan Hidup Indonesia Lestari (Kawali) Sumsel dan awak media.

Tidak sampai disitu, Edward juga mengungkapkan kalau pihaknya akan segera menurunkan tim investigasi bersama, yang secara terbuka akan melihat langsung kerusakan akibat pertambangan di wilayah Kabupaten Lahat dan Muara Enim.

“Kami sudah layangkan surat ke Dirjen untuk mengevaluasi dan mencabut proper biru (PT BAU dan PT SBP) seperti diusulkan Kawali ini. Tingga sekarang kita mengawal bagaimana proses di pusat tersebut,” Kata Edward Chandra.

Edward yang didampingi Kepala Dinas ESDM Sumsel Hendriansyah mengungkapkan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen penuh untuk urusan lingkungan hidup. Sebagai bukti, kedepan pihaknya siap menerima masukan dan diskusi dengan berbagai pihak terkait hal ini.

“Kita akan terjun langsung dan lihat apa saja pelanggaran (aktivitas pertambangan) sebab, mungkin saja banyak yang bisa kita temukan dengan berjalan sinergis seperti ini,” Kata Edward.

Dia menyebutkan jika Pemprov punya tanggung jawab bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan di Bumi Sriwijaya, sehingga meskipun kewenangan sanksi diberikan oleh pemerintah pusat lewat Kementerian ESDM dan Kementerian LHK, pihaknya akan tetap ikut berjuang bersama masyarakat Sumsel.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas ESDM Hendriansyah yang mengatakan jika pengawasan terus dilakukan pihaknya, termasuk berkoordinasi dengan elemen terkait, termasuk juga dengan DPRD Sumsel, terkait permasalahan di lingkup pertambangan ini.

Sayangnya, bagi KAWALI Sumsel apa yang dilakukan oleh Gubernur Herman Deru masih belum cukup. Masih banyak lagi isu lingkungan hidup dan juga pertambangan yang belum dituntaskan.

“Oleh sebab itu, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun ini, kami secara tegas memberikan rapor merah pada kepemimpinan Gubernur Heman Deru dalam penanganan masalah lingkungan,” Tegas Ketua KAWALI Sumsel Chandra Anugerah.

Apalagi dikatakannya, beberapa waktu lalu, KAWALI juga meminta Gubernur dan DPRD Sumsel mengusut dugaan praktik Mafia Pertambangan yang dilakukan oleh PT Musi Pira Coal dan kontraktornya PT Lematang Coal Lestari yang beroperasi di wilayah Muara Enim.

“Kita sudah komunikasikan hal ini dengan Komisi IV DPRD Sumsel, kita minta semua pihak berwenang tegas dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup, yang menurut kami di Sumsel saat ini sedang tidak baik-baik saja,” Ungkap Chandra.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Regional

Pemdes Wonorejo Bersama Pihak PT.SMS Meninjau Lokasi Jalan Di Dusun IV

Published

on

Jurnalis Herlan Nudin

LAHAT SUMSEL – MLCI – Kepala Desa Bersama Perangkat Desa, BPD Bersama Pihak PT.SMS Mengecek lokasi Jalan yang Diusul Pemerintah Desa Wonorejo Melalui Profosal.

Tampak, Dalam Pengecekan Lokasi Jalan Yang berada di Dusun IV Desa Wonorejo, Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Sumatara Selatan, pada Hari Selasa, 01 November 2022 sekira pukul 10.00 Wib. Kepala Desa wonorejo Yuli Armansyah bersama Perangkat Dan Bpd mendampingi Pihak PT. SMS (Arman dan kamto) Meninjau serta menindak lanjuti Profosal yang disamapaikan oleh Pihak Pemdes beberapa hari yanh lalu.

Saat dikonfirmasi, Yuli Armansyah Kepala Desa Wonorejo Menuturkan, Alhamdulillah Profosal yang kami sampaikan Kepada Pihak PT. SMS beberapa Hari yang Lalu Sudah Direspon dan ada Pihak perusahaan turun mengecek lokasi.

Dan kami dari pihak Pemerintah Desa Wonorejo, Sangat Mengapresiasi dan mengucapkan ribuan terimakasih atas respon pihak PT. SMS, “Semoga Kedepan Pihak Perusahaan dapat merealisasi Usulan kami dan Bersinergi dalam Membangun Desa karna kalau dengan Dana Desa (DD) Tentu susah untuk mengkaper fisik terutama jalan.

“karna tentu kita tau kalau dinegara kita masih dalam pandemi Covid-19 dan Dana Desa (DD) tahun 2022 Ini, sebagian dianggarkan kepenangulangan Covid-19 (BLT-DD).

Untuk itu, kami Sangat mengharapkan Partisifasi dan Bantuan Dari Pihak Perusahaan terutama PT.SMS dalam untuk memajukan Desa dan terus bersinergi kedepan. Harap kades

Bagikan Berita :
Continue Reading

Regional

Wabup Lahat Hadiri Pelantikan Pengurus Ranting Fatayat NU Desa Ulak Mas

Published

on

LAHAT SUM-SEL –MLCI —Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani dan Pelantikan Ranting Fatayat NU Desa Ulak Mas Massa Bakti tahun 2022-2025 Berjalan Lancar. Minggu, 06/11/2022

Bertempat di Desa Ulak Mas, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Sumatra Selatan – Telah Berlangsung Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani dan pelantikan Ranting Fatayat NU Desa Ulak Mas.

Tampak, Ketua FC Fatayat NU Elvira Yunida. S.Pd. SD Melantik Ketua Ranting Fatayat NU Desa Ulak Mas Kamilatul Husna, wakil ketua Disheni Puspita sari, sekretaris Auli Putri, wakil sekretaris Silfana Nurjana, Bendahara Miftahul Jana, wakil Bendahara wiraatuhu wabaraoka, Bidang-bidang Organisasi dan anggota-anggota.

Hadir Dalam Pelantikan, Wakil Bupati Lahat Haryanto .SE .MBA, Sekda Empat Lawang, Dinas Kominfo, DPC Demokrat, PKB, Kemenag Lahat, Ustaz perwakilan pembina Alfatah dan Ustad ghufron, Tokoh Agama, Pemdes Ulak Mas, Makartitama dan Giri Mulya beserta tamu undangan Lainnya.**

Jurnalis : Herlan Nudin

Bagikan Berita :
Continue Reading

Regional

Oknum Kades Cekik Wartawan, Diduga Tak Terima Hendak Dilaporkan ke Polisi

Published

on

Release SMSI Pali –

PALI SUMSEL, MLCI – Disinyalir karna tidak terima dilaporkan ke Polres, oknum Kepala Desa (Kades) Tanjung Kurung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencekik Kaisar Napoleon.

Kaisar Napoleon tercatat seorang jurnalis yang sekaligus Pimpinan Redaksi salah satu media online di Kabupaten PALI.

Menurut Kaisar Napoleon, peristiwa itu terjadi saat Ia bersama teman-temannya berempat tiba di parkiran Polres Pali dan tiba-tiba oknum Kades tersebut menghampiri mobil yang dikendarai kaisar dan menggedor kaca lalu kaca dibuka, oknum kades langsung  mencekik leher korban yang saat itu masi berada di dalam mobil. Kamis (9/6/2022).

Kaisar menambahkan, sambil mencekik dirinya dan oknum Kades itu berkata “denge Ndak meras Enda yek terkait kasus ikak” lalu dijawab “sabar kando, Aku dengan Enda ni keluarga  dak getek cerita nye Ndak meras”.

“Besar kemungkinan terjadinya pencikikan leher saya ini asal mula saya mengawal kasus pengaduan istri oknum Kades yang merupakan saudari saya sendiri  terkait kasus pasal 279 KUHP,” jelas Kaisar.

Diterangkannya, hubungan Ia dan istri oknum Kades merupakan keluarga dan memang sepantasnya  saling tolong menolong.

“tidak lain karena ada ikatan keluarga, merasa terpanggil saat ayunda kami Enda minta saya kawal kasusnya di Polres PALI.atas tuduhan kades saya memeras istrinya itu tidak benar,” ujar Kaisar

Kaisar sangat sesalkan kejadian ini mengingat oknum Kades adalah pejabat publik yang tidak seharusnya bersipat arogan, mestinya menjadi contoh yang baik bagi warganya  begitu juga pada masyarakat  pada umumnya, dan terkait hal ini secara pribadi akan Melaporkan permasalahan ini ke Polres Pali.

Sementara, saksi Hamsaroni membenarkan kejadian ini dan menjelaskan disaat dirinya berempat masih di dalam mobil, oknum Kades mendatangai koban sambil menggedor-gedor pintu dan langsung mencekik korban.

Hal senada diakui istri sah oknum Kades, Enda Apriyani (32) ada permasalahan dengan suaminya dan meminta Kaisar untuk mendampinginya mengurus persoalan hingga ke Polres PALI terkait pasal “kejahatan terhadap perkawinan”.

“Namun baru beberapa saat kami sampai di parkiran Polres, Kades mendatangi kami berempat di dalam mobil dan langsung mencekik Kaisar, Saya merasa kasihan dengan saudara saya Kaisar gara gara membantu saya beliau menjadi korban kemarahan suami saya ,pada hal  beliau tidak memintak apa apa pada saya karena keterkaitan keluarga dan saya yang meminta Kawal kasus ini,” urai Enda.

Sedangkan, Kades Tanjung Kurung saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadi nya, untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut, hingga saat berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!