Home / Nasional

Jumat, 20 September 2024 - 23:59 WIB

PWI Jabar Tegaskan Tegak Lurus Hasil KLB PWI Kepemimpinan Zulmansyah

Release PWI Jabar –

BANDUNG, MLCI – Rapat pleno diperluas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat tegaskan dukungan dan tegak lurus terhadap kepengurusan PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB).

Rapat pleno diperluas yang digelar di Kantor PWI Jawa Barat, Jl.Wartawan II, Kota Bandung, pada Jumat (20/9/2024) sore,  dipimpin langsung Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, dihadiri pengurus PWI Jawa Barat.

Tampak pula Ketua Dewan Kehormatan, Olan Sibarani, Ketua Dewan Penasehat, Firman Rahmat, dan seluruh Ketua/Sekretaris PWI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat serta Pokja Wartawan Gedung Sate dan Kota Bandung.

Hilman Hidayat, menegaskan PWI Jawa Barat mendukung kepengurusan PWI Pusat  versi Kongres Luar Biasa (KLB) PWI .

“Intinya kami tetap solid dan komitmen terhadap kesepakatan awal untuk mendukung kepengurusan versi KLB yang melahirkan kepemimpinan Zulmansyah Sekedang. Ini sudah menjadi keputusan bersama hasil rapat pleno yang kami gelar,” tegas Hilman usai rapat pleno.

Menurut Hilman, segala aktivitas organisasi di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Suka atau tidak suka, tegas Hilman, keputusan sudah menjadi kesepakatan bersama hasil dengar pendapat pada rapat pleno.

Baca Juga!  Harus Makin Lantang Jurnalis Indonesia Suarakan Perlindungan Terhadap Jurnalis Palestina

“Seluruh peserta rapat, utamanya para Ketua/Sekretaris PWI se-Jawa Barat kami minta pendapatnya terkait konflik yang terjadi di kepengurusan PWI Pusat. Mereka telah menyampaikan aspirasinya dalam rapat dan sepakat akan menjalankan dan mengawal segala keputusan yang dikeluarkan Pengurus PWI Jawa Barat. Hasilnya, kita sepakat mendukung hasil KLB dengan kepemimpinan  Zulmansyah Sakedang,”tegas Hilman.

Dalam rapat pleno, Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Barat, Olan Sibarani menegaskan, langkah-langkah yang dilakukan pengurus PWI Jawa Barat sudah semestinya dilakukan dan hasilnya sejalan dengan DK. “Kita mendukung apa yang telah menjadi keputusan bersama ini, yang jelas kita harus tetap menjunjung tinggi PDPRT organisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Kehormata PWI Jawa Barat, Firman Rahmat menyampaikan, segala keputusan rapat pleno harus ditaati seluruh anggota dan pengurus PWI se-Jawa barat.”Konflik yang selama ini kita saksikan melahirkan banyak tafsir jika kita gali terus. Jawa Barat sudah menyepakati keputusan dalam ruang rapat pleno ini.

Baca Juga!  Dandim dan Kapolres Lahat Gelar Olahraga Bersama

Artinya, setelah keluar ruangan ini Jawa Barat bulat suaranya mendukung kepemimpinan Zulmansyah,”tegas pria yang akrab disapa Noe ini.

Dalam rapat pleno mengemuka berbagai tanggapan dari peserta rapat, utamanya dari para Ketua PWI se-Jawa Barat yang diminta langsung pendapatnya. Tidak ada satupun yang menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Hendry CH Bangun.

Hanya saja sebagian ada yang mengusulkan dan mendukung upaya rekonsiliasi yang terungkap saat pertemuan Zulmansyah Sakedang dan Hendry CH Bangun di Kantor Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) beberapa waktu lalu.

Usulan dan tanggapan para ketua PWI Kabupaten/Kota secara serentak menyatakan akan mengawal dan mendukung penuh apa-apa yang menjadi keputusan Pengurus PWI Jawa Barat.

Hingga akhirnya ditegaskan Hilman Hidayat, bahwa PWI Jawa Barat mendukung kepemimpinan Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum PWI Pusat.***

Share :

Baca Juga

Nasional

Audensi SMSI dan Stafsus Menbud RI, “Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026”

Nasional

Luncurkan Golden Rules Versi 5.0, Bukit Asam Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Nasional

Putusan MK “Kriminalisasi Wartawan Dihentikan” Didukung Ketum DePA-RI

Nasional

Komitmen National Dong Hwa University Wujudkan Taiwan Ramah PMI

Nasional

Perlindungan Profesi Advokat Dalam KUHAP Baru Siap Dikawal DePA-RI

Nasional

Prof Abdul Latif, “Sikap Diam Kejati Sumbar soal Kasus Bank Nagari Berpotensi Melanggar Hukum”

Nasional

Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, PWI Pusat Perjelas Mekanisme Pemilihan Ketum dan Pembentukan Majelis Tinggi

Nasional

Guru Besar STIK Soroti Distorsi Pilkada Langsung akibat Biaya Politik Tinggi
error: Content is protected !!