Home / Nasional

Jumat, 10 Juni 2022 - 08:32 WIB

KSAD Jenderal Dudung Berkisah Jualan Koran dan Kue Demi Jadi Tentara

Release SMSI –

JAKARTA, MLCI – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengabadikan perjalanan hidup semasa kecil berjudul ‘Loper Koran Jadi Jenderal’, di Mabesad, Jakarta, Jumat (10/6/2022). Buku ini berisi perjalanan hidupnya yang terjal dan penuh liku sejak kecil.

Jenderal Dudung mengatakan, dalam buku ini dia mengisahkan masa kecil. Mulai jadi tukang pengantar atau loper koran, hingga berhasil menjadi prajurit dan menjadi KSAD dengan jenderal bintang empat TNI AD.

“Di sini pun disampaikan juga cerita yang sebenarnya bahwa sepeninggal orang tua, yaitu bapak saat umur 12 tahun. Kemudian keluarga ada delapan orang. Saya anak nomor enam,” kata Dudung.

Dia mengisahkan, ayahnya pegawai negeri sipil (PNS) golongan rendah. “Sehingga setelah Bapak meninggal,  kehidupan ekonomi keluarga memang sangat kekurangan,” kata Dudung Abdurachman.

Baca Juga!  HUT RI Ke-81 : SD Negeri 16 Lahat Tampil Penuh Keyakinan di Lomba Baris Berbaris

Dia menambahkan, kondisi ekonomi keluarga yang saat itu serba kekurangan. Namun tidak menyurutkan semangat mewujudkan cita-cita  menjadi prajurit TNI AD. Bahkan, rela  menjadi pengantar koran dan menjual klepon demi memenuhi kebutuhan keluarga sambil melanjutkan sekolah demi masuk Akademi Militer (Akmil).

“Nah, yang memberikan pengalaman bahwa rupanya untuk mencapai  keberhasilan itu tidak seperti membalikan telapak tangan. Artinya, perlu perjuangan, pengorbanan, dan semangat yang gigih,” ujarnya.

Lebih jauh Jenderal Dudung menjelaskan, di dalam buku berisi 316 halaman itu, orang nomor satu di lingkungan TNI AD itu juga menceritakan tentang pengalaman ketika berkarir di dunia militer. Di buku ini juga menceritakan bagaimana  berkarier di militer.

“Pemimpin harus memperhatikan anak buah, dan mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Kemudian pengalaman mengambil keputusan. Seeperti bertugas di Timor Timur, ketika Gubernur Akmil, dan lain sebagainya,” katanya.

Baca Juga!  KSAD Jenderal Dudung Doakan,”Eril Dapat Tempat Terbaik di Sisi Allah SWT”

Dia pun berharap, buku biografi perjalanan hidupnya yang ditulis  Imelda Bachtiar itu dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda. Dia mengatakan setiap orang harus memiliki keberanian dan semangat untuk mewujudkan cita-cita.

Buku ini pada intinya dia persembahkan kepada generasi muda khususnya para perwira di Akmil dan lulusan lain. Pesannya, untuk mencapai karir yang tinggi hingga puncak, tidak serta merta instan, tapi penuh perjuangan.

“Sering saya katakan kalau ingin hasil yang maksimal bagaimana berimajinasi dan harus punya inovasi.  Harus punya visi dan misi. Harus punya cita-cita dan harapan,” kata Dudung. ****

Share :

Baca Juga

Nasional

Solidaritas Antar Kabupaten, APKASI Salurkan Bantuan Korban Banjir Badang Solok

Nasional

Tiga Siswa Man 1 Lahat Raih Medali Dan Lolos Ke Tingkat Nasional Kompetisi Pelajar Sains Indonesia 2026

Nasional

Harumkan Lahat, Erinka Raih Anugrah Nasional Anak Indonesia Award 2026

Nasional

Dekan Fakultas Filsafat UGM Kembali Dilantik Siti Murtaningsih

Kabupaten Lahat

Tengah Musim Kemarau, Man 1 Lahat Gelar Salat Istisqa: Memohon Hujan Berkah Dan Meningkatkan Ketakwaan

Kabupaten Lahat

Prioritaskan Guru Berkualitas & Pendidikan Inklusif, Disdikbud Lahat: Tak Ada Anak Boleh Tertinggal

Nasional

Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif Didua Tahun Prbaowo

Kabupaten Lahat

SDIT ABaTaTsa Lahat Hat-Trick Juara 1 Pawai Pembangunan Tingkat SD Se-Kabupaten Lahat
error: Content is protected !!