Home / Hukum & Kriminal

Sabtu, 6 Februari 2021 - 10:47 WIB

Komplotan Penodong Diatas Jembatan Ampera Kena Timah Panas

SMSI Sumsel –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Akhirnya komplotan penodong yang berjumlah 4 orang beraksi di atas Jembatan Ampera berhasil diringkus Tim Tekab 134 dan Unit Pidum Satreskrim Polrestabes palembang

Informasi dihimpun, dalam hitungan jam usai kejadian, 4 pelaku itu berhasil dibekuk Tim pimpinan Kanit Pidum AKP Robert Siombing. Kemarin Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 18.30 Wib.

Keempat pelaku penodongan ini yakni Dedek (20) warga Lemabang, Aldi (23) warga Rusun Kelurahan 24 Ilir, Dika (24) warga Talang Buruk Sukarami dan Imam (25).

Dua dari 4 pelaku tersebut terpaksa dio Dor dengan dihadiahi timah panas oleh petugas, lantaran tembakan peringatan dari petugas tidak dihiraukan, ditambah lagi saat hendak ditangkap pelaku sempat melawan petugas.

Masih menurut Informasi, aksi ke 4 pelaku terjadi di atas jembatan Ampera pada Kamis 04 Februari 2021 sekitar pukul 23.00 Wib, dengan korban Suwandi (20) warga jalan Komplek Rel Kereta Api PJKA lk IV kelurahan Cinta Damai kecamatan Medan Helvetia Kota Medan.

Baca Juga!  Team Amfibi Merapi Polres Lahat Ringkus Tersangka Curat Rugikan Perusahaan Ratusan Juta

Korban harus kehilangan 1 buah hp merk xiaomi n dan 1 buah hp samsung serta uang tunai sekitar Rp. 8 juta.

Selain itu, komplotan itu juga melakukan aksinya di Jalan Palembang Darusalam, yakni di taman skateboard bawah jembatan ampera pada Jumat 05 Februari 2021 sekitar pukul 09.30 WIB, dengan korban Deni Pratama (20), mahasiswa Warga Desa Rantau Karya Kalur 29 blok c Air Sugihan OKI, kehilangan Handpone jenis oppo A1K.

Akibat kelakuan dari ke 4 pelaku tersebut, korban yang berjumlah 4 orang pun melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

“Benar atas laporan tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan, saat nama pelaku berhasil diketahui, pelakupun langsung kita ringkus,” ungkap Kapolrestabes, Kombes Pol Irvan Prawira melalui Kasat Reskrim, Kompol Edi Rahmat Mulyana.

Kompol Edi juga mengatakan, dua dari 4 pelaku terpaksa dilumpuhkan karena hendak melawan saat ditangkap, tembakan peringatan pun tidak dihiraukan oleh para pelaku penodongan tersebut.

Baca Juga!  Dua Kasus KKN Ditangani Kejari Lahat Mulai Temukan Titik Terang

Saat diperiksa petugas piket reskrim, tersangka mengakui semua perbuatannya yang telah menodong korban menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau itu.

“Saya, Imam, Dika dan Aldi, awalnya kami mengiring korban dari Monumen hingga ke atas Jembatan Ampera dari belakang. Lalu, kami ancam mereka dengan pisau, tapi saat itu saya tidak membawa pisau,” kata tersangka Dedek.

Tambah Dedek, dirinya hanya mendapatkan jatah dua unit handphone dan uang tunai Rp 7 ribu.“Kalau uangnya saya tidak tahu pak, saya hanya dapatkan uang Rp 7 ribu dan dua handphone merk Vivo dan Samsung,” kata dedek menyesal.

Sama, Dika mengaku salah,” tepaksa pak saya melakukan ini karena saya tidak mempunyai pekerjaan,” katanya singkat.

Akibat peristiwa tersebut, ke 4 pelaku terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana kurungan 7 tahun penjara. ***

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Ciduk Tersangka di Dapur Rumah, 13 Paket Sabu Diamankan Satreskoba Polres Lahat

Hukum & Kriminal

Operasi Sarang Narkoba, Polres Lahat Amankan 9 Orang dan 12 Paket Ekstasi

Hukum & Kriminal

Geledah Kamar, Satreskoba Polres Lahat Sita BB Lebih 4 Kg Narkoba

Hukum & Kriminal

Polres Lahat Gerebek Tiga Lokasi Diduga Peredaran Narkoba. Ini Jumlah BBnya

Hukum & Kriminal

Ciduk Pria Ini, Transaksi Sabu Digagalkan Satreskoba Polres Lahat

Hukum & Kriminal

Bongkar Pintu Rumah, Curat Rp.66,6 Juta Ditangkap Polsek Pajar Bulan Lahat di Bengkulu

Hukum & Kriminal

Wanita Terduga Pengedar Sabu di Kikim Ditangkap Satreskoba Polres Lahat

Hukum & Kriminal

Tersangka Digeledah Polisi Sita 30 Paket Sabu di Lahat Selatan
error: Content is protected !!