Home / Hukum & Kriminal

Senin, 4 Januari 2021 - 14:27 WIB

Video Viral, Oknum Pendemo Penuhi Panggilan Satreskrim Polres Lahat

Aan Kunchay – SMSI Lahat –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Viralnya video di Media Sosial (Medsos) terkait aksi demonstrasi di Kantor Pemkab Lahat pada 15 Desember 2020 lalu berujung pemanggilan oknum pendemo yang mengeluarkan ucapan dianggap sangat kontroversial.

Siang tadi, Senin (4/1/2020) perempuan muda yang diketahui berinisial LCW, memenuhi undangan Satreskrim Polres Lahat melalui surat bertanggal 30 Desember 2020 bernomor: B/1432/XII/2020/Reskrim, dengan perihal berisikan ‘Undangan Untuk Klarifikasi’.

Didalam surat tersebut disebutkan ada 3 point yang menjadi dasar undangan untuk klarifikasi tersebut, berupa:
1. Undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

2. Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 130 KUHP dan atau pasal 311 KUHP

Baca Juga!  Dua Tersangka Ini Digerebek, Narkoba 500 Gram Diamankan Team Walet Polres Lahat

3. Laporan Informasi Nomor: R/LI – 138/XII/2020/Reskrim, tanggal 23 Desember 2020, tentang penghinaan terhadap Kapolres Lahat.

Polres Lahat melakukan penyelidikan melalalui Penyidik Ipda Chandra Kirana SH dengan melakukan interogasi terhadap LCW di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Lahat.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Lahat AKBP Ahmad Gusti Hartono SIK menegaskan bahwa sebenarnya dirinya tidak pernah merasa tersinggung atas ucapan yang dilontarkan LCW. Hanya saja anggotanya harus melakukan pemeriksaan karena adanya laporan dari masyarakat.

“Saya selaku Kapolres sudah memaafkan, jauh sebelum dia meminta maaf. Saya tidak tersinggung atas ucapannya karena saya yakin konteks ucapannya bukan ditujukan ke saya,” jelasnya.

Baca Juga!  Berantas Premanisme, Unit Reskrim Polsekta Lahat Amankan Pelaku Ini

Hanya saja, sambungnya, ucapan “Cewek alat pemuas’ telah dianggap pelapor sebagai ucapan yang merendahkan martabat wanita. Sekali lagi kalau saya pribadi tidak pernah ingin mempermasalahkan.

“Saya santai saja, karena dalam hidup saya mempunyai moto ‘Bersyukur atas semua keadaan, meminta maaf atas semua kesalahan dan memaafkan atas semua kesalahan,” ujar Kapolres Lahat.

Sementara itu, usai pemeriksaan LCW menjelaskan bahwa dirinya telah mengklarifikasi atas apa yang didugakan terhadap ucapannya di aksi demonstrasi viral itu.***

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Korupsi Peta Desa Terus Diusut, Kejari Lahat Selamatkan Rp.1,6 Milyar Lebih

Hukum & Kriminal

Gerebek Temukan BB Sabu di Kamar, Satres Narkoba Polres Lahat Tangkap Dua Tersangka

Hukum & Kriminal

BB Ganja di Rumah Kost, Satres Narkoba Polres Lahat Gerebek Dua Pemuda Ini

Hukum & Kriminal

Rugikan Negara, Polres Lahat Bongkar Korupsi Dana Desa Rp. 362 Juta Lebih

Hukum & Kriminal

Tetapkan 3 Tersangka Korupsi, Kejari Lahat Terus Usut Kasus Dana Hibah KONI

Hukum & Kriminal

Hakim Vonis Mantan Kadis PMD Lahat Rugikan Negara. Ini Hukumannya

Hukum & Kriminal

Terduga Pengedar Sabu Talang Jawa Selatan Diamankan Satres Narkoba Lahat

Hukum & Kriminal

Satres Narkoba Polres Lahat Amankan Tersangka Kasus Pencurian
error: Content is protected !!