Home / Sumatera Selatan

Kamis, 11 Januari 2024 - 05:18 WIB

Pj Bupati, “Selama 3 Tahun Terakhir Kemiskinan di Banyuasin Menurun”

Release SMSI Banyuasin –

BANYUASIN SUMSEL, MLCI – Pj Bupati Banyuasin H. Hani Syopiar Rustam didampingi Asisten 1 Izro Maita, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf Roni Sugiarto dan Kepala Dinas Kominfo-SP Salni Pajar Banyuasin memberikan arahan dalam Pertemuan Antara Koordinator Dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di Kabupaten Banyuasin yang dilaksanakan di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Kamis (11/01/2024).

Dalam arahannya Pj Bupati Hani mengatakan Data kemiskinan di Kabupaten Banyuasin terus mengalami Penurunan

“Berdasarkan Data BPS Kabupaten Banyuasin untuk tiga tahun Terakhir Tahun 2021 sebesar 10,17 % (Jiwa),Tahun 2022 sebesar 10.00% (88.550 Jiwa), Alhamdulillah Tahun 2023 turun lagi sebesar 9,58 % (85.880 Jiwa)”, Bebernya.

Hani mengungkapkan suksesnya penurunan angka kemiskinan di suatu daerah tidak terlepas dari peran pendamping PKH dalam mengumpulkan, memproses, menginput data dan mempublikasikannya.

Baca Juga!  Komitmen PT. Bukit Asam. Tbk Perkuat Kontribusi Pekerja Perempuan

“Kami Sadari Saat Ini Bahwa Pelaksanaan PKH Menjadi Mitra Strategis Bagi Pemerintah

Kabupaten Banyuasin, Karena Jumlahnya 99 Orang yang terdiri dari Koordinator Kabupaten 2 Orang, Koordinator Kecamatan 21 Orang, Pendamping Sosial 76 Orang, dengan memikul peran tersebut di lapangan pendamping PKH dapat menghasilkan data yg akurat sehingga dapat menjadi dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan”, jelasnya.

Pj Bupati Hani juga menyampaikan PKH adalah pegawai dari pemerintah pusat yang bekerja di daerah Banyuasin, di gaji melalui dana APBN bukan APBD, Namun beban berat pendamping PKH selain meberikan bantuan, pendampingan, juga memberikan pelatihan kepada keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

“Dengan beratnya beban tersebut belum lagi membawahi banyak wilayah yang ada 1 kecamatan 1 orang membawahi 7 wilayah, Insyaallah tahun ini 2024 Pemkab Banyuasin akan menggantikan serta menaikkan bantuan operasional PKH yang akan naik cukup signifikan dari yang telah diterima saat ini”, tegasnya.

Baca Juga!  Apresiasi Pemberantasan Korupsi, Kajari dan Kasi Pidsus Raih Penghargaan SMSI Banyuasin

Suami dari Hj. Marry Hani juga berpesan kepada Pendamping PKH dalam Melaksanakan Tugas Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Agar tetap selalu memperhatikan Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan serta menjaga Kode Etik SDM PKH Dan Menghindari Diri Dari Perbuatan Tercela.

“Mengingat tahun ini adalah tahun politik dan saat ini kita berada pada masa kampanye pemilu maka saya berpesan kepada seluruh teman teman pendamping PKH agar bersikap netral. Selanjutnya perlu di pahami dan diberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa bantuan sosial PKH yang dilaksanakan pemerintah tidak terkait sama sekali dengan politik. Kegiatan ini akan terus berlangsung selama masih diperlukan yang merupakan amanat konstitusi (UUD 1945 Pasal 33)”, tutupnya.***

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

SD Negeri 20 Lahat Umumkan Peraih Nilai Terbaik TKA 2025/2026, Kepala Sekolah: Selamat dan Sukses Atas Pencapaian Gemilang  

Kabupaten Lahat

SMP Negeri 4 Lahat Berikan Apresiasi: Siswa Raih Juara Umum 3 Pencak Silat Di Kejuaraan Dewan Seni

Sumatera Selatan

Prioritas Pemulihan Uang Negara, Kajari Musi Rawas Amankan 3,7 Milyar

Sumatera Selatan

Rio Purnama, “Siap Bersinergi dan Amankan Program Kejaksaan di Kabupaten Musi Rawas”

Sumatera Selatan

Efek Berganda Hulu Migas: Penggerak Utama Kemajuan dan Kesejahteraan Sumatera Selatan

Kabupaten Lahat

Sultan Muda SUMSEL Goes To Kabupaten Lahat: Pererat Kerja Sama Tingkatkan Literasi, Keuangan, Dan Ekonomi Daerah

Sumatera Selatan

Terancam Ditutup, Urus Izin Batcing Plant Milik PT Adipati Warning Dua Minggu

Sumatera Selatan

Hj Yetti Oktarina Prana Pimpin Perempuan Bangsa Sumsel Periode 2026-2031
error: Content is protected !!