LAHAT, SUMSEL – MLCI – Mulai hari ini, Kamis 23 Juli 2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lahat secara resmi memberlakukan program Wali Kelas Piket Pagi, sebuah langkah inovatif yang digagas langsung oleh Kepala Madrasah Deni Ariani guna memperkokoh budaya disiplin sekaligus penanaman karakter positif bagi seluruh peserta didik.
Program ini dilaksanakan dengan sistem pergantian tugas yang teratur sesuai jadwal yang telah disusun. Setiap pagi sebelum jam belajar dimulai, wali kelas yang mendapat giliran bertugas menyambut langsung kedatangan siswa di gerbang madrasah. Selain memberikan sapaan hangat dan semangat, mereka juga memeriksa ketepatan waktu kehadiran, kerapian seragam, kelengkapan atribut, serta kesopanan peserta didik saat memasuki lingkungan sekolah.
Dalam keterangannya, Kepala MAN 1 Lahat Deni Ariani menjelaskan bahwa kehadiran wali kelas di pintu masuk bukan sekadar bentuk pengawasan semata, melainkan sarana mempererat ikatan emosional antara pendidik dan peserta didik. “Kehadiran guru sejak awal hari diharapkan dapat menciptakan suasana yang penuh kepedulian, sehingga siswa merasa dihargai, didukung, dan semakin termotivasi untuk menaati tata tertib madrasah,” ujarnya.
Sistem pergantian tugas ini juga memberi kesempatan yang sama bagi seluruh wali kelas untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter, sekaligus memperkuat sinergi antarguru dalam membimbing peserta didik.
Sampai saat ini, program tersebut disambut antusiasme tinggi oleh seluruh warga madrasah. Para guru menyatakan dukungan penuh karena dinilai sangat efektif membangun budaya tertib, sementara para siswa merasa lebih bersemangat berangkat sekolah karena disambut langsung oleh wali kelas masing-masing.
Melalui penerapan program ini, MAN 1 Lahat menanamkan harapan agar nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan semakin mengakar dalam diri setiap peserta didik. Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam pembentukan karakter yang mulia.









