Home / Hukum & Kriminal

Rabu, 20 Oktober 2021 - 07:46 WIB

Penyebar Video Porno “Pelajar” Ditangkap Polres Lahat

Jurnalis Humres –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK dan Kasat Reskrim AKP Kurniawi HB SIK melalui Kanit Pidsus IPDA Chandra Kirana SH didampingi Kasubsi Penmas Humas AIPTU Lispono SH gelar Press Conperence.

Press Conperence yang dihadiri awak media itu menggelar perkara pornografi dan atau UU ITE di ruang Media Center Humas Polres. Rabu (20/10/2021) pukul 13.00 Wib.

IPDA Chandra menjelaskan bahwa telah beredar Video Pornografi yang dilakukan oleh pelajar SMA tentang pornografi. Kemudian Kapolres Lahat menurunkan team untuk memastikan beredarnya Video Pornografi di tengah masyarakat.

Hasil penyelidikan dan penyidikan, Team yang diperintahkan Kapolres Lahat berhasil diamankan tersangka atas nama RAH (19) pelajar ke 12 SMA Sangsa Purba Kelurahan Lahat Tengah Kecamatan Lahat.

Dari keterangan tersangka, pada hari Jumat tanggal 14 Oktober 2021 sekitar pukul 11.30 Wib, bertempat rumah kosong di Kelurahan Lahat Tengah telah terjadi perkara pornografi dengan cara merekam perbuatan mesum.

Baca Juga!  Sukses, Tim Relawan MATAHATI Lintas Kecamatan Kota Palembang Dikukuhkan 

Perbuatan mesum itu dilakukan saksi korban AML dan YGL yang merupakan pelajar SMA, serta menyebarluaskan ke masyarakat lain sehingga menjadi viral.

“Atas perbuatanya, tersangka dikenakan tindak pidana pornografi dimaksud dalam pasal 29 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi yang berbunyi bahwa setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, menginfor, mengexpor, menawarkan memperjualbelikan, menyewakan atau menyediakan fornografi,” beber IPDA Chandra.

Lanjutnya, dalam pasal 29 tersebut ada ancaman 12 tahun penjara dan atau pasal 45 ayat 1 jonto pasal 27 ayat 1 UU RI no.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11/2008 tentang ITE.

Baca Juga!  Resmi, YM-BM Serahkan Bukti Temuan Dugaan Kecurangan 209 TPS Pilkada Lahat

“Pasal 45 ini berbunyi setiap orang yg dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat di aksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yg memiliki muata yg melanggar kesusilaan ancaman 6 taun penjara,” sambungnya.

IPDA Chandra mengungkapkan, masih dari keterangan tersangka selesai melakukan perekaman tersangka meminta uang kepada kedua saksi korban sebesar Rp 100 ribu dengan maksud tidak akan menyebarkan luaskan Video tersebut.

Akan tetapi saksi korban atas nama AMR hanya mempunyai uang sebesar Rp 20 ribu dan keesok harinya Video tersebut sudah beredar luas di masyarakat.

“Saat ini tersangka dan barang bukti berupa Hp Oppo A5s warna ungu serta kedua saksi korban sudah di amankan di Mapolres Lahat,” tandas IPDA Chandra.*****

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Kasus Mutilasi Ibu Kandung, Kajari Lahat Tegas Siapkan Dakwaan Hukuman Mati

Hukum & Kriminal

Puluhan Paket Sabu Diamankan, Tersangka Berusaha Kabur Diringkus Polres Lahat

Hukum & Kriminal

Amankan BB Sabu dan Ganja, Tersangka Ini Diringkus Tim Satreskoba Polres Lahat

Hukum & Kriminal

Fakta Baru Sidang Korupsi KONI Lahat, Saksi: “Anggaran Cabor Dipotong Puluhan Juta Rupiah”

Hukum & Kriminal

Babak Baru Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan, Polres OKUS Periksa Pelapor

Hukum & Kriminal

Belum 12 Jam, Gerak Cepat Tim Jagal Bandit Polres Lahat Tangkap Pelaku Mutilasi Ibu Kandung

Hukum & Kriminal

Penemuan Mayat Korban Mutilasi, Polres Lahat Gerak Cepat Analisa Olah TKP

Hukum & Kriminal

Sempat Buang BB di Kloset, Terduga Pengedar Sabu Ini Dibekuk Tim Satreskoba Polres Lahat
error: Content is protected !!