Home / Nasional

Minggu, 19 Juni 2022 - 08:17 WIB

Kasad Setujui Usulan Pemkab Sidoarjo, Peduli Cagar Budaya Cikal Bakal NU

Release SMSI –

JAKARTA, MLCI – Sebagai bentuk kepedulian akan pelestarian cagar budaya umat islam khususnya terkait cikal bakal Nahdhatul Ulama, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman SE MM menyetujui usulan Pemkab Sidoarjo.

Usulan itu untuk revitalisasi komplek makam keluarga ulama besar Sidoarjo yang berada di dalam komplek militer Gudang Munisi II Puspalad Sidoarjo, yang sebelumnya diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Persetujuan tersebut disampaikan Kasad secara langsung kepada Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali, S.IP usai melaksanakan peninjauan sekaligus ziarah ke makam yang dulunya berdiri pondok Pesantren Sono yang terletak di Desa Sidokerto Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (19/6/2022).

Bupati Sidoarjo mengatakan betapa pentingnya keberadaan makam tersebut bagi sejarah masyarakat Sidoarjo. Dulunya di lokasi makam tersebut berdiri pondok pesantren terkenal yaitu pondok pesantren Sono yang telah melahirkan Kiai besar cikal bakal NU seperti KH Hasyim Ashari, KH Abdul Karem pendiri Lirboyo dan KH Jazuli serta bukti bahwa Sidoarjo 200 tahun yang lalu menjadi pusat peradaban pendidikan Islam di Indonesia.

Baca Juga!  Pimpinan MPR “DiRumahAja Merupakan Ibadah Agar Terhindar dari Covid-19”

Kasad mengijinkan pembangunan komplek makam para kiai setelah menerima laporan dari Bupati bahwa para peziarah merasa kesulitan untuk masuk ke area makam dikarenakan akses masuk jalanya sempit dan merupakan area militer.

“Nanti sifatnya pinjam pakai, artinya ini masih aset TNI AD aset negara bisa dimanfaatkan. Bapak Bupati juga bisa membangun untuk kemasalahatan umat, saya memberikan ijin. Sehingga setelah dibangun nanti area ini bermanfaat untuk kita semua khususnya umat islam,” ujar Jenderal Dudung.

Menurut penjelasan Bupati Sidoarjo Kiai yang dimakamkan di lokasi tersebut merupakan pengasuh pondok pesantren Sono beserta keluarganya antara lain KH Muhaiyin dan KH Said yang merupakan orang tua dari KH Masud pendiri pondok pesantren Pagerwojo. Rencana revitalisasi nantinya mencakup pelebaran jalan menuju makam, penataan kembali area makam, pembangunan masjid dan penataan perumahan militer yang berada disekitar makam.

Baca Juga!  Reformasi Hukum Total dari Hulu ke Hilir Diserukan Ketum DePA-RI

“Terima kasih sebesar besarnya Bapak Kasad sudah memberikan izin kepada kami, ini merupakan penghargaan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan semua Kiai sepuh mendukung. Bukan apa apa, karena ini adalah salah satu simbol sejarah penting bagi kami,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Kasad dalam acara tersebut Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Rahma Dudung Abdurachman, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto, para Asisten Kasad dan para pejabat Pemkab Sidoarjo. (Dispenad).****

Share :

Baca Juga

Nasional

Keluarga Besar BPBD Kabupaten Lahat Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idhul Adha 1447 H/2026 M

Nasional

Keluarga Besar Disdikbud Kabupaten Lahat Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idhul Adha 1447 H/2026 M

Nasional

Keluarga Besar ULP Setda Kabupaten Lahat Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idhul Adha 1447 H/2026 M

Nasional

Keluarga Besar SD NEGERI 10 LAHAT Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Nasional

Kepala Sekolah MAN 1 Lahat Ucapkan Syukur dan Selamat Atas Keberhasilan Siswa Di Ajang Sains Tingkat Nasional

Nasional

SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digit

Nasional

Jalan Santai Dewan Pers, SMSI Turut Meriahkan Hari Kebebasan Pers Sedunia

Nasional

Apkasi dan KJRI Dubai Dorong UMKM Daerah Tembus Pasar Global
error: Content is protected !!