Home / Sumatera Selatan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:10 WIB

Terancam Ditutup, Urus Izin Batcing Plant Milik PT Adipati Warning Dua Minggu

PALI SUMSEL, MLCI – Batcing plant milik PT Adipati Raden Sinun yang berada di Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi pada Senin 11 Mei 2026 mendadak didatangi Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kedatangan tim Dinas LH Kabupaten PALI secara mendadak ke lokasi batching plant di Simpang Raja tak lain sebagai tindak lanjut adanya keluhan warga sekitar yang merasa terganggu dengan aktivitas pengadukan cor beton yang dilakukan perusahaan tersebut.

Tim Dinas LH Kabupaten PALI yang terdiri dari sejumlah staf mengecek izin lingkungan serta meminta Persetujuan Lingkungan: SPPL, UKL-UPL, atau AMDAL.

Juga mengecek seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) Melalui sistem OSS.ada pun mengecek SLO (Sertifikat Laik Operasi) untuk Memastikan alat produksi beton aman dan sesuai standar.

Pengelolaan limbah cair beton ,sludge agar tidak mencemari lingkungan. Seperti Isu Umum yang Memicu sidak Debu dan Kebisingan di saat Operasional yang menyebabkan polusi udara dan suara di pemukiman sekitar.

Baca Juga!  Puskesmas Gunung Meraksa Jadi Rawat Inap, Pemkab OKU Tingkatkan Layanan Kesehatan

Namun dari kedatangan tim Dinas LH, perwakilan perusahaan yang berada di lokasi batching plant tidak bisa menunjukkan izin atau dokumen yang diminta.

Tim Dinas LH pun memberikan ultimatum kepada pihak PT Adipati Raden Sinun agar dalam dua minggu kedepan seluruh perizinan harus dilengkapi.

Apabila dalam dua minggu kedepan izin yang diminta belum juga diurus, Dinas LH PALI menyatakan bahwa sanksi tegas menanti bahkan operasional batching plant bisa dihentikan secara permanen.

“Dalam waktu dua minggu perusahaan tersebut harus sudah menyelesaikan izin lingkungan yang belum ada. Apabila dalam waktu dua minggu perizinan lingkungan belum selesai, maka perusahaan tersebut dapat dikenakan sanksi, mulai dari teguran tertulis, penghentian operasional sementara, hingga penutupan permanen,” tegas Kepala Dinas LH,Dr Ariansyah.

Baca Juga!  PTBA Salurkan 10.000 Paket Sembako Warga Prasejahtera Sambut Ramadhan

Diketahui bahwa keberadaan batching plant di Simpang Raja milik PT Adipati Raden Sinun yang saat ini tengah mengerjakan cor beton di jalan Simpang Raja-Simpang 4 Benakat Timur disoal warga.

Sejumlah warga mengeluh aktivitas batching plant menimbulkan dampak lingkungan.

Warga pun mempertanyakan izin lingkungan, namun ternyata tak satupun izin ditunjukan perwakilan PT Adipati Raden Sinun, bahkan saat Dinas LH datang pun izin maupun dokumen lingkungan tidak ada.

Pengecoran jalan Simpang Raja-Simpang 4 Benakat Timur, diketahui proyek dari sejumlah perusahaan yang melalui jalur tersebut secara patungan dan pelaksanaan pekerjaan tersebut dimenangkan oleh PT Adipati Raden Sinun dengan target pengerjaan hingga Bulan Agustus 2026 dengan nilai kontrak Rp 11,030 miliar.***SMSI PALI

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Posyandu Lansia Desa Giri Mulya Berjalan Optimal, Pemdes dan Puskesmas Senabing Bersinergi Jaga Kesehatan Warga

Sumatera Selatan

Herman Deru Harusnya Malu, Proyek Jalan Simpang Raja Ditinggal Pemborong

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI ke-81, 190 Satuan Pendidikan Meriahkan Lomba PBB dan Drumband/Marching Band Berjalan Lancar

Kabupaten Lahat

20 Tahun Menanti, Sertifikat Warga Desa Giri Mulya yang Hilang Kini Mulai Diserahkan

Sumatera Selatan

FH, “KORMI PALI Bukan Hanya Seremoni, Tapi Titik Awal Gerakan”

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI ke-81, Dharma Wanita Dindikbud Lahat Gelar Lomba Antar Sekolah Pererat Tali Persaudaraan

Kabupaten Lahat

Warga Desa Beringin Jaya dan Padang Bindu Terima Kompensasi Ganti Rugi Lahan Plasma PT Aditarwan

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI Ke-81, Lomba Tari Kreasi dan Tradisional Lahat Angkat Kearifan Lokal Sebagai Wujud Cinta Tanah Air
error: Content is protected !!