Palembang, SUMSEL – MLCI – Kegiatan Workshop dan Kompetisi Karya Jurnalistik Media Sumatera Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh SKK Migas berlangsung dengan suasana khidmat, penuh semangat, dan sarat makna. Acara ini berhasil mempertemukan unsur industri media, lembaga pengatur, serta insan pers dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Selatan, menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun komunikasi publik yang sehat, bertanggung jawab, dan berkualitas. Senin, (29/06/2026).
Dalam sesi utama, hadir sebagai narasumber utama wartawan senior sekaligus akademisi, Dr. Makron Senjaya, M.Sos. Saat ini beliau menjabat sebagai dosen di bidang Teknologi Informasi di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dalam pemaparannya, Dr. Makron menekankan pentingnya dua pilar utama dalam menjalankan profesi kewartawanan di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
“Kita berada di era di mana informasi bergerak secepat kilat, didukung oleh kemajuan teknologi yang tak terbendung. Namun, di tengah kemudahan tersebut, kita tidak boleh melupakan jati diri dan aturan main profesi,” ujarnya dengan tegas.
Beliau menegaskan bahwa peningkatan kualitas pemberitaan harus tetap mengedepankan prinsip dasar jurnalistik, yaitu kode etik jurnalistik serta kaidah penulisan berita yang lengkap dengan unsur 5W + 1H (Apa, Siapa, Di Mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana).
“Teknologi hanyalah alat bantu. Kejujuran, keakuratan, keadilan, dan tanggung jawab tetap menjadi kompas utama. Jurnalis yang baik adalah pemandu informasi yang memberikan kejelasan, bukan kebingungan, dan selalu menjaga kepercayaan publik,” tambahnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan penyelenggaraan kompetisi karya jurnalistik. Hal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan praktis sekaligus mendorong lahirnya karya-karya pers yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Dr. Makron Senjaya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, forum seperti ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar sesama insan pers, meningkatkan kompetensi, serta menyamakan persepsi demi menjaga kredibilitas profesi di tengah arus informasi yang semakin kompleks.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa pers di Sumatera Selatan tetap menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang bermanfaat, mendidik, dan melindungi kepentingan publik,” tutupnya.
Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, diharapkan semangat dan ilmu yang didapatkan dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari, sehingga kualitas pemberitaan di wilayah Sumatera Selatan semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip jurnalistik yang benar.









