Home / Nasional

Selasa, 7 Desember 2021 - 10:34 WIB

PTBA dan INKA Sepakat Kembangkan Kendaraan Tambang Berbasis Listrik

Barab Dafri. FR –

JAKARTA, MLCI – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari holding BUMN pertambangan MIND ID, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Industri Kereta Api (Persero)/INKA untuk mengembangkan kendaraan tambang berbasis listrik. Selasa (7/12/2021).

Kerjasama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam mendukung pemerintah mendorong target Net Zero Emission pada 2060.

Sinergi ini juga salah satu langkah konkrit PTBA mewujudkan komitmen perusahaan dalam dekarbonisasi. Sesuai dengan visi PTBA untuk menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan.

Penandatanganan nota kesepahaman /MoU ini akan dilanjutkan dengan pembentukan tim dan penyusunan kajian bersama yang komprehensif sehubungan dengan pengembangan kendaraan tambang berbasis listrik ramah lingkungan.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto mengatakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan komitmen pemerintah Indonesia menuju net zero emission pada 2060, perusahaan BUMN memiliki peluang berkontribusi optimal mewujudkan komitmen tersebut.

Baca Juga!  Kabinet Persatuan, Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus Lengkap PWI Pusat 2025–2030

“Salah satunya dengan mengarahkan kendaraan operasional pertambangan untuk beralih ke listrik. Ini peluang bagi kita untuk mengembangkan, daripada harus beli atau impor. Jadi semaksimal mungkin bisa kurangi impor,” ujar Suryo Eko.

Ia berharap penandatanganan ini bisa segera ditindaklanjut ke tahap berikutnya, sehingga pada akhir tahun 2022 sudah ada prototype kendaraan yang bisa dikembangkan.

Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro menjelaskan bahwa kerjasama ini didasari oleh keahlian masing-masing perusahaan.

“Kami berkolaborasi, yang dimiliki oleh INKA adalah membuat kendaraan berbasis listrik. PTBA memiliki keahlian sebagai operator tambang, ini bagaimana supaya bisa berhasil sehingga bisa kembangkan kendaraan tambang berbasis listrik.”

Baca Juga!  DPW BKPRMI Kalsel, “Janji Gubernur Sumsel Beri Hadiah Mobil Belum Dipenuhi”

PTBA saat ini memiliki serangkaian program untuk menekan emisi karbon, antara lain yaitu:

  • Mengubah alat pertambangan berbahan bakar minyak menjadi berbahan bakar listrik lewat program Eco-Mechanized Mining (e-MM)
  • Mengganti kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik
  • Melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang, dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan studi terkait tanaman yang mampu mereduksi emisi karbon di udara; dan
  • Mengganti bahan perusak ozon (BPO) seperti penggunaan refrigerant AC yang ramah lingkungan dan penggantian BPO-Halon 1211 pada Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Wujud komitmen terhadap isu Perubahan Iklim juga telah ditunjukkan dengan kerjasama strategis antara PTBA dengan lembaga international CDP (Carbon Disclosure Project)   dalam bentuk pendampingan penyusunan Laporan CDP-Climate Change PTBA.****

Share :

Baca Juga

Nasional

AOE 2026, Kabupaten Lahat Raih Juara Umum di ICE BSD Tanggerang

Nasional

Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI Jadi Manifestasi Kukuhkan NKRI

Nasional

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri

Nasional

Suhu Politik Memanas, SMSI Serukan Pers Daerah Sajikan Informasi Berimbang

Nasional

MAN 1 Lahat Ukir Prestasi Gemilang: Sabet Emas, Perak, dan Perunggu di Final Olimpiade Nasional FIM 2026

Nasional

Kolaborasi SMSI dan RRI Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi

Nasional

Semarak HUT RI ke-81, SD Negeri 20 Lahat Gelar Berbagai Perlombaan Tanamkan Nilai Karakter dan Cinta Tanah Air

Nasional

Semarak HUT RI ke-81, SD Negeri 4 Lahat Gelar Beragam Lomba Tanamkan Semangat Cinta Tanah Air
error: Content is protected !!