Home / Peristiwa

Minggu, 8 November 2020 - 15:15 WIB

Permintaan Meningkat, Penikmat Coffe Dempo Hingga ke Pulau Jawa

Dika – Red Barab Dafri. FR

LAHAT SUMSEL, MLCI – Minum kopi, sekarang bukan lagi hanya bertujuan untuk menahan kantuk, tapi juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat masa kini. Penikmat kopi saat ini tidak hanya dari kalangan orang dewasa saja, tapi juga para remaja. Sehingga bisnis bubuk kopi menjadi salah satu ide usaha yang cemerlang.

Seperti yang diungkapkan Owner Coffe Dempo, Surapati kepada media ini, Minggu (8/11/2020) bahwa yang menekuni usaha bubuk kopi robusta asli dari Kota Pagaralam produksi rumahan ini. Menurut pria 40 tahun ini, usaha kopi miliknya sebenarnya telah berjalan puluhan tahun lalu.

Namun, penjualan hanya dipasarkan di sekitar toko sekaligus rumah produksi yang berada di Desa Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam dan jika ada yang memesan.

Seiring berjalannya waktu, usaha bubuk kopi yang juga memiliki peluang yang baik, dibarengi dengan tingginya permintaan dan banyaknya bahan baku, sehingga memutuskan untuk membuat sebuah merk dan dipasarkan secara luas.

Baca Juga!  Di Amanah Pimpin Lahat : Yulius-Budiarto Akan Bina Atlet Biliar

“Sudah lama usaha ini, tetapi selama ini hanya menjual disekitar toko dan jika ada yang memesan. Tetapi karena terus meningkatnya permintaan dan banyaknya bahan baku jadi kami memutuskan untuk membuat sebuah produk bubuk kopi asli dengan nama Demfo Coffee,” Kata Surapati.

Surapati yang juga membuka cabang di Kabupaten Lahat, berktekat, produk yang dimilikinya bukan hanya dapat menguntungkan untuk dirinya saja, akan tetapi dengan komitmen dan tekat, dirinya berharap melalui usahanya dapat menciptakan lapangan kerja.

“Jadi selain memperkenalkan kopi ini ke seluruh penjuru nusantara hingga manca negara, saya berkeinginan dari usaha yang saya miliki dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” harapnya.

Meski saat ini produksi Dempo Coffe belum bersekala besar, namun kehadiran Dempo Coffee bubuk Kopi Robusta Asli Kota Pagaralam ini sangat direspon baik oleh masyarakat. Buktinya, pemesan bukan hanya di wilayah Sumsel saja, namun sudah tersebar diseluruh wilayah, seperti Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi dan lainnya.

Baca Juga!  Sengketa Lahan Di IUP PT.PE Desa Keban Viral, Perwakilan Kantor Staf Presiden Turun Ke Lahat

Hal itu ungkap Surapati lagi, dalam melakukan produksi yang saat ini mencapai 200 kilogram per minggu itu sudah memanfaatkan tenaga kerja. Mulai dari proses pencarian biji kopi super langsung ke petani, tentu saja berdampak baik bagi petani, kemudian proses rosting, penggilingan, packing yang memanfaatkan tenaga yang dapat diartikan menciptakan lapangan kerja meskipun masih bersekala kecil.

” Ya dari awal proses kita manfaatkan pekerja, kemudian pemasaran kita gunakan para reseller yang sudah bekerjasama, baik di Kabupaten Lahat, Empat Lawang, Palembang, Pulau Jawa Bengkulu dan lain lain, kami sangat berharap kelak dapat lebih besar lagi dan bisa menciptakan lapangan kerja lebih besar juga,” sampainya.***

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dugaan Iuran Kurban Rp 20 Juta per OPD Jadi Sorotan, Ketua AWDI Lahat Dorong Transparansi Dan Penelusuran

Kabupaten Lahat

Ketua DPC AWDI Lahat Angkat Bicara: Sudah Masuk Bulan Enam, ADD Belum Cair, Pengajuan Saja Terkunci

Peristiwa

Jalin Sinergitas: Wartawan medialematang.co.id dan Posmetro Silaturahmi Bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat

Peristiwa

SD Negeri 13 Lahat Raih 7 Piala di Lomba Marching Band HUT ke-157 Kabupaten Lahat

Peristiwa

Bantuan Revitalisasi Sekolah Tahun 2026: 13 SD di Kabupaten Lahat Masuk Daftar, 2 Sekolah Segera Lengkapi Dokumen

Peristiwa

Klarifikasi Kepala Desa Pagar Jati Terkait Video Viral: Penyaluran Bantuan Sesuai Aturan Dan Syarat Berlaku

Peristiwa

MAN 1 Lahat: Mencetak Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah Melalui Proses Dan Kebersamaan

Peristiwa

Jalan ke Manna Tertutup Longsor, Polres Lahat Monitoring Intensif di Tanjung Sakti
error: Content is protected !!