LAHAT SUMSEL – MLCI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Perkebunan membuka peluang besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan melalui program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit tahun 2026. Rabu, (29/04/2026).
Program nasional ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga profesional yang siap mengembangkan sektor perkebunan kelapa sawit di masa depan.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi SE melalui Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Angraeni menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang terlibat langsung di sektor perkebunan.
Program ini menjadi peluang besar bagi anak-anak Kabupaten Lahat untuk mendapatkan pendidikan tinggi secara gratis sekaligus meningkatkan kompetensi di bidang perkebunan sawit. “Ujar Vivi, Rabu (29/4/2026) saat dibincangi diruang kerjanya setelah memberikan Arahan.
Beasiswa SDM Sawit 2026 menawarkan skema pendanaan penuh (fully funded), sehingga penerima tidak hanya dibebaskan dari biaya kuliah hingga lulus, tetapi juga mendapatkan berbagai fasilitas penunjang pendidikan.
Di antaranya uang saku bulanan, bantuan buku, sertifikasi kompetensi, hingga program magang yang mendukung kesiapan kerja setelah lulus.
Selain itu, peserta juga difasilitasi biaya transportasi pulang-pergi serta biaya wisuda, sehingga dapat fokus sepenuhnya pada proses pembelajaran tanpa terbebani persoalan finansial.
Program ini secara khusus menyasar kelompok yang memiliki keterkaitan dengan industri kelapa sawit, seperti anak pekebun, keluarga karyawan perkebunan, pengurus organisasi pekebun, hingga aparatur sipil negara yang bertugas di bidang perkebunan.
Adapun persyaratan utama bagi pendaftar adalah lulusan SMA/SMK atau sederajat dengan batas usia maksimal 23 tahun. Seleksi dilakukan secara nasional dengan kuota lebih dari 4.000 kursi yang tersedia pada tahun 2026. “Imbuhnya
Diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat atau calon mahasiswa SDM Sawit 2026 untuk meningkatkan taraf pendidikan sekaligus memperkuat daya saing daerah sebagai Daerah perkebunan kelapa sawit.
“Untuk calon mahasiswa SDM Sawit tahun 2026 ini, ada 50 mahasiswa perwakilan dari berbagai kecamatan dikabupaten Lahat, dan ditahun 2023, tahun 2024 dan tahun 2025 kemarin sudah 70 mahasiswa yang sudah berhasil mengikuti Program SDM sawit, “Terang Vivi. “jadi untuk calon mahasiswa SDM Sawit, jangan Ragu untuk mengikuti program ini kerna ada 4000 kuota yang disiapkan ditahun ini, dan seluruh biaya ditanggung oleh BPDP. Kemudian kalau sudah lulus mahasiswa bisa bekerja diberbagai perusahaan perkebunan di seluruh Indonesia. “Tutup kadis perkebunan










