Home / Sumatera Selatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:42 WIB

Kasus Pengadaan, Oknum Pejabat Pagaralam Arogan Terhadap Wartawan

PAGARALAM SUMSEL, MLCI – Telah terjadi tindakan arogansi yang dilakukan oleh pejabat, yakni oknum  kabid  PUTR  Pagaralam Inisial “T” terhadap Wartawan yang betugas di Kota pagaralam pada Senin 13 Januari 2026 hingga kini menuai kecaman serta menjadi perbincangan publik.

Informasi dihimpun, sikap mental dan watak arogan oknum pejabat ditunjukan terhadap wartawan bermula ketika jurnalis Onews, Yanto ingin konfirmasi untuk memperoleh informasi dan kabar serta penjelasan soal pengadaan computer atau laptop yang diadakan salah satu dibidang PUTR tahun 2023 lalu.

Korban Yanto saat dibincangkan awak media mengatakan bahwa maksud dia menemui oknum Kabid tersebut ingin konfirmasi kebenaran pengadaan laptop dan komputer tersebut.

Baca Juga!  Aspirasi Massa Tuntut Keadilan Ditampung, JPU Tunggu Perintah Pimpinan

Namun, tambah Yanto, saat ditemui diruang kerjanya, oknum Kabid itu langsung marah marah dan berkata kata yang tidak enak seolah olah menghina profesi wartawan dan mengatakan dengan nada emosi.

“Padahal dalam Pasal 33 Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 negara sudah menjamin tentang Keterbukaan Informasi Publik sehingga sangat disayangkan sikap Kabid tersebut dan meminta pihak APH untuk mengecek pengadaan tersebut serta pihak Pemkot Pagaralam untuk memanggil pejabat tersebut soal permasalahan ini,” imbuh Yanto.

Baca Juga!  Diduga DiPecat Sepihak : Imanullah Lakukan Gugatan Ke Mahkamah Partai Dan PN Lahat

Menanggapi hal ini, Pimpinan Redaksi Onews Andi Oktarius menyampaikan bahwa spapun alasannya, sikap arogansi oknum kabid tersebut tak dibenarkan dalam aspek hukum, lebih pada agama terlebih yang akan melahirkan kekerasan fisik.

“Kebebasan pers di Indonesia sudah dijamin oleh UU Pers No 40 tahun 1999. Semestinya Oknum pejabat tersebut memahami bahwa kemerdekaan pers itu bagian dari demokrasi yang harus ditegakkan. Dan, penegakkan kemerdekaan pers tak bisa ditawar-tawar lagi,” jelasnya.

Andi menegaskan Inilah nafas demokrasi. Jika kemerdekaan pers dikekang sama saja membunuh demokrasi.*** SMSI Pagaralam.

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Tragedi dr Myta Aprilia Azmy, IKA FK Unsri Minta Kemenkes Audit Wahana Internship

Sumatera Selatan

SMSI Pusat Kembali Mempercayakan Jon Heri Jabat Ketua di Sumsel

Sumatera Selatan

Agenda Strategis Nasional, Bupati Lahat Hadir Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batubara

Sumatera Selatan

Bersiap PKB Mura Punya Nahkoda Baru, Nama Zulpikar Melejit Jadi Kandidat Paling Dijagokan

Sumatera Selatan

Kasus OTT BKP-SDM Muratara: Ada Pengakuan dan BB Tapi Dialihkan ke Inspektorat

Sumatera Selatan

Desak Polres, Kuasa Hukum Minta Segera Limpahkan Berkas Penganiayaan ke Kejaksaan

Sumatera Selatan

Soal Buruknya Distribusi Air Bersih, Warga Protes “Bayar Terus Air Seret”

Sumatera Selatan

Tak Boleh Berlarut, Kuasa Hukum Mendesak Penyerahan Tersangka Penganiayaan Istri Alm Agus Hubya
error: Content is protected !!