Home / Opini

Selasa, 21 April 2026 - 20:56 WIB

Dibalik Pelantikan 22 Pejabat Lahat Ada Penantian Profesionalitas

Oleh Muchtarim – Ketua SMSI Lahat

Pergantian pejabat di lingkungan pemerintahan daerah merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi. Menjelang pelantikan 22 pejabat eselon di Kabupaten Lahat yang dijadwalkan berlangsung besok, tentu publik menaruh perhatian besar terhadap arah kebijakan yang akan diambil ke depan.

Muchtarim Sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lahat memandang bahwa rotasi dan mutasi jabatan ini hendaknya tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, tetapi harus benar-benar didasarkan pada prinsip profesionalitas, kompetensi, serta integritas.

Penempatan pejabat yang tepat akan sangat menentukan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga!  Peringatan 30 Tahun Sistem Asuransi Kesehatan Nasional, Taiwan Tingkatkan Kesetaraan Kesehatan 

Pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, bekerja cepat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari insan pers.

Peran media siber sebagai mitra strategis pemerintah sangat penting dalam mengawal kebijakan publik. Oleh karena itu, kami berharap pejabat yang baru nantinya dapat menjalin komunikasi yang baik dengan media, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara utuh, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Selain itu, pergantian kepala dinas harus menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi, bukan sekadar kepentingan tertentu. Masyarakat tentu berharap figur-figur yang dilantik benar-benar memiliki rekam jejak yang baik dan mampu membawa inovasi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga!  IMPIAN NEGARA “KESEJAHTERAAN”

Kami di SMSI Lahat akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif. Kami mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, sekaligus akan tetap kritis terhadap hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Akhirnya, pelantikan 22 pejabat ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam membangun Kabupaten Lahat yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing. Kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat harus dijawab dengan kinerja nyata, bukan sekadar seremonial jabatan.***

Share :

Baca Juga

Opini

Perang AS – Iran Merubah Arus Lenskap Dunia, Posisi Indonesia Di Bawah Kepemimpinan Prabowa – Gibran?

Opini

Pendapatan Antar Anggota Berpeluang Didorong Organisasi Media

Opini

Mewujudkan Visi WHO: Jalan Taiwan Menuju Pemberantasan Hepatitis C

Opini

Advokat Perempuan dan Masa Depan Integritas Profesi Hukum

Opini

Program Makan Bergizi Gratis Jangan Biarkan Kehilangan Gizinya

Opini

Paradigma Baru Advokat Indonesia Abad ke-21 dan Transformasi Profesi Hukum Indonesia

Opini

Perjuangan 2 Perempuan Cantik Menopang Ekonomi Daerah

Opini

Ultimatum Konstitusional: Kebijakan Presiden Tidak Kebal Uji
error: Content is protected !!