Home / Sumatera Selatan

Kamis, 31 Agustus 2023 - 12:08 WIB

Angkutan Batubara Dibiarkan Melintas, Mahasiswa Minta Gubernur Pecat Kadishub

Release SMSI PALI –

PALI SUMSEL, MLCI – Mahasiswa asal Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendatangi Kantor Dishub Sumsel, Kamis (31/08/2023).

Kedatangan mahasiswa ini merupakan rangkaian dari aksi gelombang protes dari aktivitas angkutan batubara yang masih melintasi jalan umum.

Dalam tuntutan, mereka menekankan perlunya penegakan tegas Peraturan Daerah (Perda) No 5/2011 tentang Pengangkutan Batu Bara Melalui Jalur Khusus.

Di tengah sorak-sorai dan yel-yel, mereka menuntut perubahan nyata dalam hal pengangkutan batu bara yang telah memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, keselamatan jalan, dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten PALI.

Bahkan mahasiswa juga meminta Gubernur memecat Kadishub Sumsel dan jajarannya yang diduga telah melakukan persekongkolan dan kongkalikong dengan perusahaan angkutan tambang. Hal itu dikarenakan kapasitas jalan hanya mampu menahan beban seberat 8 ton saat ini dilintasi oleh ratusan truk batubara yang mengangkut kapasitas diatas 10 ton.

Baca Juga!  Alumni Tebu Ireng Unggul, 18 Nama Masuk Bursa Ketua PCNU Lubuklinggau

“Kepercayaan kami pada aparat pemerintah adalah hal yang sangat penting. Jika terbukti ada kongkalikong antara aparat dan perusahaan tambang, tindakan tegas harus dilakukan. Kami meminta pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan, jika ditemukan adanya pelanggaran etika atau hukum, segera memecat mereka yang terlibat,” kata Koordinator Aksi

Lebih lanjut mereka menekankanagar perusahaan tambang dan transportir yang melintas di jalan umum Kabupaten PALI bertanggung jawab penuh atas dampak negatif yang diakibatkan oleh operasi mereka.

Baca Juga!  Ketinggian Air, Banjir Desa Lawang Agung Kecamatan Muara Rupit Mencapai 1 Meter

“Kami menginginkan masyarakat PALI mendapatkan ganti rugi yang wajar atas kerusakan lingkungan, dampak terhadap lalu lintas, dan dampak sosial yang telah terjadi akibat angkutan batubara yang melintas di jalan umum,” tegasnya.

Dalam aksi ini, mahasiswa dan masyarakat PALI mengklaim bahwa mereka melakukan protes secara damai untuk menyuarakan hak-hak mereka dan mengingatkan pemerintah akan tanggung jawab mereka. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa jika tuntutan mereka diabaikan, mereka siap untuk menggelar aksi yang lebih besar dan lebih luas lagi.****

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Hadir Musrenbang di Griya Agung, Wabup Widiah Ningsih: “Langkah Penting Tentukan Arah Pembangunan Daerah”

Sumatera Selatan

HUT PTBA Ke-45, Wabup Widiah Ningsih: Perkuat Sinergi Menuju Transformasi Energi Nasional

Sumatera Selatan

Dukung Gerakan Cinta Produk Napi, Lapas Banyuasin Ramaikan Bazar HBP Ke-62

Sumatera Selatan

Setelah 14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Palembang Akhirnya Melawan

Sumatera Selatan

Kunker Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Pembangunan Yonif TP 947 Musi Rawas

Sumatera Selatan

Intimidasi Jurnalis, Ketua PWI Sumsel Kecam Arogansi Oknum Kepala Dinas di OKUS

Sumatera Selatan

Peringati HBP Ke-62, Lapas Banyuasin Gelar Tes Urine Serentak. Ini Hasilnya

Sumatera Selatan

Dorong Keterbukaan Informasi Publik, SMSI Muba Jalin Sinergi dengan Sekretariat DPRD
error: Content is protected !!