Home / TNI & Polri

Kamis, 16 Desember 2021 - 10:25 WIB

Polda Sumsel Ungkap Fakta Kasus Oknum Polisi Diduga Setubuhi Istri Napi

Barab Dafri. FR –

PALEMBANG, MLCI – Informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, bahwa terkait laporan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI) berinisial FP (59) ke Propam Polda Sumsel.

Laporan itu tercatat dengan nomor: STTLP/33/YAN.2.5/X/2021/YANDUAN yang melaporkan Bripka IS (39) oknum polisi yang bertugas di Mapolres Lahat yang diduga menyetubuhi istrinya berinisal IN (20).

Saat konfersi pers, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH melalui Kabid Humas, Kombes Pol Drs Supriadi MM menjelaskan, Bripka IS harus menjalani sidang di Propam Polda Sumsel, Kamis (16/12/2021) dan didapatkan bahwa Bripka IS tidak menyetubuhi IN dengan ancaman akan memindahkan FP ke Nusa Kambangan, Cilacap.

“Dari hasil sidang yang dilakukan didapatkan fakta bahwa Bripka IS tidak melakukan hal yang dituduhkan, melainkan memiliki hubungan pacaran dengan IN,” ujarnya.

Keduanya menjalin hubungan usai ditalak tiga oleh FP melalui rekaman suara yang dikirimkan ke WhatsApp IN.

“Antara FP dan IN sudah tidak ada hubungan lagi karena FP melalui rekaman suara menalak tiga istri sirinya IN yang dikirimnya melalui WhatsApp pada September 2021 lalu,” katanya.

Baca Juga!  Dua Tahun Mengemban Amanah, Ini Ungkapan Bupati Lahat

Jadi antara Bripka IS dan IN memiliki hubungan pacaran, hal ini ditambah tidak ada paksaan untuk melakukan hubungan badan seperti yang terjadi di salah satu hotel di Palembang.

Kejadian itu sendiri saat Bripka lepas dinas pada 27 September 2021 lalu.

“Ketika itu mereka ini niatnya hendak ke Palembang untuk membesuk teman IN tapi kemalaman hingga menginaplah di sebuah hotel di Palembang,” aku dia.

Selain itu, lanjut Kabid Humas, bahwa dari keterangan Bripka IS juga tidak ada perkataannya akan memindahkan FP ke Nusa Kambangan karena FP bukan tahanan Polres melainkan narapidana Lapas Tanjung Raja, Kabupaten OI.

“Semua itu dibantah Bripka IS dengan beberapa bukti yang menguatkannya sehingga Bripka IS bisa melaporkan balik FB atas dugaan pencemaran nama baik,” bebernya.

Sedangkan dari hasil sidang yang dijalani Bripka IS didapatkan kalau yang bersangkutan melanggar kode etik Polri dan mencoreng nama Institusi Polri karena Bripka IS sudah memiliki Istri saat berpacaran dengan IN.

“Dari itulah Bripka IS dari hasil sidang yang saya terima bahwa dia (Bripka IS,red) dijatuhi hukuman disiplin dengan hukuman berupa penempatan dalam tempat khusus selama 21 hari dan penundaan mengikuti pendidikan selama satu periode dengan masa pengawasan mulai 13 Desember 2021 hingga 13 Juni 2022,” sambung Kabid Humas.

Baca Juga!  Kejaksaan Terus Usut Kasus Dugaan Korupsi Inspektorat Kabupaten Lahat

Kemudian kenapa tidak diproses pidana umum, karena persetubuhan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka tidak merupakan ada unsur paksaan dari salah satu pihak, dalam Pasal 284 KUHP.

Pasal 284 KUHP membedakan antara orang orang yang tunduk pada pasal 27 BW dan orang orang yang tidak tunduk pada pasal 27 BW pasal 284 tersebut berlaku aduan yang absolut.

“Artinya tidak dapat dituntut jika tidak ada pengaduan dari pihak suami atau isteri yang dirugikan atau dipermalukan pengaduan tersebut berlaku bagi pihak yang dirugikan dan pasangan perzinahaan,” pungkas Kabid Humas.

Sementara dari pantauan awak media di Ditreskrimum Polda Sumsel sampai saat ini belum ada dan tidak ada pengaduan dari kedua belah pihak baik dari Keluarga Isteri Brikpa IS maupun dari keluarga dari Suami IN.

Sehingga Dirkrimum Polda Sumsel tidak dapat melakukan penyidikan terkait dugaan perzinaan IS dan IN apalagi IN sdh ditalak oleh FP, sehingga status IN bukan lagi istri.****

Share :

Baca Juga

TNI & Polri

Kembali Tunjukan Kepedulian Polres Lahat Bantu Air Bersih Warga

TNI & Polri

Ajak Personel dan Berbagai Elemen Masyarakat, Polres Lahat Gelar Sholat Istisqa

TNI & Polri

Ini Tanggapan Kapolres Lahat Soal Antrean Angkutan Batubara di SPBU Viral Medsos

TNI & Polri

Akibat Bara Api Nyaris Jadi Petaka di Jarai Lahat, Polisi Beri Teguran Keras

TNI & Polri

Peringati Maulid, Kapolres Lahat Ajak Personel Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

TNI & Polri

Arena Sabung Ayam Ditertibkan, Polres Lahat Cegah Perjudian

TNI & Polri

Kapolres Lahat, “Kebiasaan Membakar Lahan Memicu Api Menyebar Cepat”

TNI & Polri

Cegah Terlibat Judol dan Pinjol, HP Personel Diperiksa Propam Polres Lahat
error: Content is protected !!