Home / Seni Budaya / Sumatera Selatan

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:19 WIB

Peresmian BEM, Walikota Palembang Beri Penghargaan Fir Azwar

PALEMBANG, MLCI – Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan kepada seniman dan pencipta lagu daerah, Fir Azwar, atas kontribusinya dalam melestarikan budaya melalui karya-karya lagu daerah Palembang. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam rangkaian peresmian revitalisasi Bundaran Air Mancur (BAM) Tugu Cempako Telok Palembang Darussalam, Minggu malam (15/3).

Peresmian yang berlangsung di kawasan titik nol kilometer Kota Palembang itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang.

Dalam kesempatan tersebut, Fir Azwar mendapat apresiasi atas dedikasinya menciptakan sejumlah lagu daerah Palembang yang hingga kini tetap populer dan sering dibawakan dalam berbagai kegiatan budaya.

Fir Azwar dikenal sebagai pencipta lagu daerah seperti Zaplin Palembang, Bukit Seguntang Hulu Melayu, dan Bidar Melaju. Lagu-lagu tersebut kerap menjadi bagian dari pertunjukan seni, festival budaya, hingga kegiatan resmi di Sumatera Selatan.

Baca Juga!  Cawagub RA Anita Sambangi Lubuk Linggau, "Pasar Inpres Perlu Ditata Lagi"

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan pemerintah terhadap peran seniman dalam menjaga identitas budaya daerah.

“Pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menjaga budaya. Karya-karya seperti yang diciptakan Fir Azwar merupakan bagian penting dari identitas Palembang,” ujarnya.

Pada malam yang sama, Pemerintah Kota Palembang juga meresmikan revitalisasi Bundaran Air Mancur yang kini tampil dengan desain baru lebih modern namun tetap menonjolkan unsur budaya dan religius.

Ribuan warga memadati kawasan sekitar Masjid Agung Palembang untuk menyaksikan momen peresmian tersebut. Cahaya lampu dari pancuran air memantul indah di sekitar tugu yang telah direvitalisasi.

Baca Juga!  Menjelaang Pilkada, Ketua SMSI Banyuasin Himbau KPU dan Bawaslu Gandeng Media

Tulisan “Palembang Darussalam” yang terpasang pada tugu menjadi simbol identitas sejarah kota, sementara desain kelopak bunga melambangkan nilai keimanan, kebijaksanaan, dan semangat kebersamaan masyarakat.

Ornamen ukiran Asmaul Husna yang menghiasi bangunan tersebut juga memperkuat karakter religius yang telah lama menjadi bagian dari identitas Kota Palembang.

Rangkaian peresmian juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin dai nasional Ustaz Abdul Somad.

Secara historis, Bundaran Air Mancur Palembang pertama kali dibangun pada 1970 dengan desain sederhana. Kawasan ini kemudian diperindah saat Palembang menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Revitalisasi pada 2026 menghadirkan wajah baru kawasan tersebut sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata yang merepresentasikan identitas budaya Palembang.***SMSI SUMSEL

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Reses DPRD Provinsi Sumatera Selatan 2026: Kiky Subagio Tampung Aspirasi Warga Lahat  

Kabupaten Lahat

Musyawarah RKPDes 2027 Desa Ulak Mas: Susun Rencana Pembangunan Berbasis Kebutuhan Nyata dan Berlandaskan Hukum yang Kuat

Kabupaten Lahat

Musyawarah Perubahan APBDes 2026 Desa Giri Mulya Lahat: Keterbatasan Anggaran Dihadapi dengan Kebijakan Tepat dan Semangat Gotong Royong

Kabupaten Lahat

Aisyah Fajriah Inara Tabrani, Siswa SDIT A Ba Ta Tsa Lahat, Sukses Menjadi Finalis FLS3N Tingkat Provinsi Sumatera Selatan

Pendidikan

Dua Siswi MAN 1 Lahat Lolos Menjadi Perwakilan OSN Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026

Sumatera Selatan

‎Roda Pemerintahan Bergerak, 193 Pejabat Dilantik Wabup Musi Rawas

Sumatera Selatan

Workshop & Kompetisi Karya Jurnalistik Sumsel 2026 Perkuat Sinergi dan Jaga Kualitas Pemberitaan di Era Digital, Perwakilan Kabupaten Lahat Muncul

Sumatera Selatan

Workshop Dan Kompetisi Karya Jurnalistik Sumsel 2026 Berlangsung Khidmat; Perkuat Sinergi Dan Jaga Kualitas Pemberitaan Di Era Digitalisasi
error: Content is protected !!