Home / Kabupaten Lahat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:15 WIB

Oknum Kepsek Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Ketua SMSI Lahat Angkat Bicara

LAHAT SUMSEL, MLCI – Saat kegiatan Pramuka di lapangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Lahat oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SU diduga menghina Profesi Wartawan dengan sebutan “Wartawan ta’i kucing” di depan para siswa-siswinya. Sabtu pagi (17/01).

Informasi dihimpun dari salah satu murid inisial J yang juga anak seorang wartawan, kejadian bermula pada saat kegiatan Pramuka tersebut Guru memberikan pengarahan ke para siswa.

Ditambahkan J, usai Guru memberikan arahan ke siswa, masih di lapangan sekolah, SU mengeluarkan kata-kata dihadapan para pelajar “Aku dide takut dengan Bapak Kaba wartawan tu, wartawan ta’i kucing” yang artinya “Saya tidak takut dengan ayah kamu seorang Wartawan, wartawan Ta’i Kucing”.

Atas pernyataan SU itu, Herlan Nudin Wartawan medialematang.co.id mencoba mengkonfirmasi.

“Assalamu’alaikum, Izin pak. apa Benar tadi Bapak melontarkan Kata, yang merendahkan Profesi Wartawan dengan Sebutan,.Wartawan Ta’i kucing,..apa Maksudnya pak?,.. mohon penjelas dan Klarifikasinya pak,” isi pesan WA.

Baca Juga!  Mau Istana di Surga?, Silakan Investasi Amal Jariah Pembangunan Masjid dan Ponpes di Desa Manggul

Lanjut isi WA, “Kata kata tersebut Bapak Lontarkan pada saat kegiatan Pramuka tadi,” Sabtu 17 Januari 2026 pukul, 11.03 wib.

Selang waktu satu jam lebih, tepatnya pukul 12.22 Wib SU menelpon panggilan WA wartawan media ini, “Kakak mintak maaf dek perkataan tadi kakak ucapakan secara spontan karna terbawa suasana, ditambah para pembina Pramuka belum ada kesiapan jadi Kakak ambil alih,”.

Lanjut SU masih pembicaraan tersambung dalam panggilan WA, “Anak anak yang memecahkan kaca juga belum diganti, itulah kakak melontarkan kata kata tersebut dengan spontan”.

Menanggapi ulah Oknum Kepsek SU, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lahat Dafri Yozhari mengutuk keras pelecehan yang dilakukan oleh siapapun, baik melalui perkataan maupun perbuataan.

Baca Juga!  Musrenbang Dapil I Lahat, "Kebijakan Pemantapan Menuju Pembangunan Berkelanjutan dan Inklusif'

“Untuk kasus SU yang telah mengeluarkan kalimat melecehkan wartawan dengan sebutan Tai Kucing itu jorok atau kotor, sungguh tak pantas didengar oleh anak anak yang masih Sekolah Dasar,” terang Dafri.

Selama ini Dafri meyakini sikap guru apalagi seorang Kepala Sekolah itu beretika dan patut dicontoh oleh anak didiknya. Namun atas kejadian ini keyakinan tersebut berkurang bahkan bisa jadi akan hilang.

“Perkara ini juga bisa masuk dalam pelecehan profesi wartawan, Sebab profesi wartawan itu mulia dan dilindungi Undang-undang khusus serta sebagai pilar keempat kekuasaan negara selain legislatif, eksekutif dan yudikatif yang merupakan mitra bagi pemerintah serta pelayan publik,” urai Dafri.***Red

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Tutup Tps Rt 20 Talang Jawa Selatan Menuai Perdebatan Di Medsos

Kabupaten Lahat

Bimtek Literasi Numerasi & Pemanfaatan Dana Bosp Kinerja Terbaik Gugus 4 Digelar Di Sdn 23 Lahat

Kabupaten Lahat

KAHMI & FORHATI Lahat Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Pemkab Lahat: Kebersamaan Kunci Kemajuan Daerah

Kabupaten Lahat

35 Mahasiswa Penerima Beasiswa Sawit BPDP Diberangkatkan, Pemkab Lahat: Pulang Bawa Ilmu, Bangun Daerah

Kabupaten Lahat

Warga Tutup TPS RT 20 Talang Jawa Selatan: Dua Dekade Menderita, Belum Ada Solusi dari DLH Lahat

Kabupaten Lahat

Pelatihan Guru Hebat: Menyempurnakan Pembelajaran Mendalam Dan Kka Kurikulum Merdeka 2026, Langkah Strategis Cetak Pendidikan Berkualitas Di Lahat

Kabupaten Lahat

Revitalisasi Smp Negeri 4 Lahat Tahun 2026 Berlangsung Aman, 6 Item Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 956 Juta

Kabupaten Lahat

230 Calon Peserta Ikuti Seleksi Pemagangan ke Jepang, Wabup Lahat: Peluang Emas Tingkatkan Kualitas SDM  
error: Content is protected !!