Home / Kabupaten Lahat / Peristiwa / Sumatera Selatan

Jumat, 18 September 2026 - 12:03 WIB

Tutup Tps Rt 20 Talang Jawa Selatan Menuai Perdebatan Di Medsos

LAHAT, SUMSEL – MLCI — Tindakan warga yang menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di RT 20/RW 01 Kelurahan Talang Jawa Selatan pada Rabu, 16 September 2026, kini menuai beragam tanggapan dan kritik dari masyarakat luas, terutama di media sosial, hingga Jumat (18/09/2026).

Warga menutup TPS sebagai bentuk protes setelah menanggung pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, dan tumpukan sampah selama 20 tahun tanpa penanganan tuntas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat. Tindakan ini kemudian memicu perdebatan di kolom komentar terkait ke mana sampah akan dibuang dan apakah langkah tersebut menyelesaikan masalah atau justru menimbulkan persoalan baru.

Warga RT 20/RW 01 Kelurahan Talang Jawa Selatan; Ketua RW 01 Novrianto; warga net yang menyampaikan pandangan; hingga kini belum ada tanggapan resmi dari DLH Kabupaten Lahat.

Baca Juga!  Pelayanan HD RSUD Ogan Ilir Diduga Mal Praktek

TPS RT 20/RW 01, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Penutupan dilakukan Rabu, 16 September 2026; diskusi dan tanggapan warga net muncul hingga Jumat, 18 September 2026.

Warga kehabisan kesabaran karena selama puluhan tahun menahan pencemaran tanpa ada solusi konkret dari pemerintah daerah, khususnya DLH. Di sisi lain, muncul kekhawatiran: jika TPS ditutup tanpa lokasi pengganti, sampah justru akan dibuang sembarangan ke tempat lain, memperburuk keadaan.

Warga secara tegas menutup akses TPS sebagai pernyataan tidak lagi menerima tumpukan sampah yang mengganggu lingkungan dan kesehatan. Tindakan ini disambut beragam di media sosial:

Ayu: “Kele banjir nyalahke yg buang sampan, padahal mak ini t4 pembuangan banyak di bongkar.” — mempertanyakan apakah penutupan ini justru memicu pembuangan sampah sembarangan ke tempat lain.

Baca Juga!  Keluhan Ratusan Masyarakat 4 Desa di Kikim Barat Akan Dibenahi YM-BM

Anton_Zonkk: “Dak katek yg nak disalahkah… lantakahlah lagian kan pihak terkait dak katek solusinye, jadi ayek apul tulah sasarane.” — menegaskan akar masalah adalah belum adanya solusi dari pihak berwenang, sehingga warga mengambil langkah sendiri.

Pertanyaan pun muncul: ke mana sampah warga akan dibuang? Saat ada usulan memindahkan ke Siring Ayek Apul, warga lain menegaskan:

Ayu: “BUKAN solusi, nambahi masalah kacau-kacau.”

Hingga kini, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Lahat. belum memberikan penjelasan resmi terkait rencana pengelolaan sampah jangka panjang maupun lokasi pengganti TPS tersebut.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Lahat segera turun tangan memberikan solusi yang adil dan berkelanjutan, bukan sekadar memindahkan masalah ke tempat lain. Red

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Bimtek Literasi Numerasi & Pemanfaatan Dana Bosp Kinerja Terbaik Gugus 4 Digelar Di Sdn 23 Lahat

Kabupaten Lahat

KAHMI & FORHATI Lahat Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Pemkab Lahat: Kebersamaan Kunci Kemajuan Daerah

Kabupaten Lahat

35 Mahasiswa Penerima Beasiswa Sawit BPDP Diberangkatkan, Pemkab Lahat: Pulang Bawa Ilmu, Bangun Daerah

Kabupaten Lahat

Warga Tutup TPS RT 20 Talang Jawa Selatan: Dua Dekade Menderita, Belum Ada Solusi dari DLH Lahat

Kabupaten Lahat

Pelatihan Guru Hebat: Menyempurnakan Pembelajaran Mendalam Dan Kka Kurikulum Merdeka 2026, Langkah Strategis Cetak Pendidikan Berkualitas Di Lahat

Kabupaten Lahat

Revitalisasi Smp Negeri 4 Lahat Tahun 2026 Berlangsung Aman, 6 Item Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 956 Juta

Kabupaten Lahat

230 Calon Peserta Ikuti Seleksi Pemagangan ke Jepang, Wabup Lahat: Peluang Emas Tingkatkan Kualitas SDM  

Kabupaten Lahat

Prioritaskan Guru Berkualitas & Pendidikan Inklusif, Disdikbud Lahat: Tak Ada Anak Boleh Tertinggal
error: Content is protected !!