Home / Sumatera Selatan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:02 WIB

Bangunkan Mati Suri, DPMD PALI Tekan BUMDES Gali Potensi Tingkatkan PADes

PALI SUMSEL, MLCI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membangunkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang selama ini mati suri alias ada nama tetapi tidak bergerak untuk kembali hidup dan menggali potensi sesuai yang ada di desanya agar mampu mendulang Pendapatan Asli Desa (PADes).

Gebrakan DPMP kabupaten PALI itu pun selaras dengan keinginan Bupati Asgianto yang mendorong terwujudnya satu desa satu produk serta menggerakkan kembali BUMDES sesuai kemampuan dan potensi yang ada.

Dalam membangunkan BUMDES yang mati suri, DPMD PALI memfasilitasi pembangunan ekonomi masyarakat dan pemerintahan desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa yang digelar di Guest House Komplek Pertamina Pendopo, Selasa 21 Oktober 2025.

Baca Juga!  Musyawarah RKPDes 2027 Desa Ulak Mas: Susun Rencana Pembangunan Berbasis Kebutuhan Nyata dan Berlandaskan Hukum yang Kuat

Kegiatan tersebut dibuka Bupati PALI melalui Kepala DPMD Edy Irwan dengan mengundang seluruh Kepala Desa (Kades) dan pengurus BUMDES serta menghadirkan narasumber berkompeten

“Kali ini kita menggerakan kembali BUMDES dengan pengurus baru yang dipilih melalui musyawarah desa agar mampu berjalan dan menggali usaha sesuai potensi yang ada,” ujar Edy Irwan.

Ditambahkannya bahwa dengan kembalinya BUMDES untuk bergerak membangun usaha di desa dengan pengelolaan potensi yang ada dipastikan ekonomi di wilayah tersebut bisa bertambah tumbuh dan PADes juga meningkat.

Baca Juga!  Sosialisasi UU ITE No 19 Tahun 2016 Digelar BKOW Sumsel

“Dengan menggali potensi yang ada, maka harapan pak Bupati menwujudkan Satu desa satu produk akan terwujud serta ekonomi kerakyatan bisa meningkat serta secara langsung dapat meningkatkan PADes,” imbuhnya.

Disebutkan Edy bahwa tahun 2025 ini pengelolaan Dana Desa untuk ketahanan pangan sebesar 20 persen dikelola BUMDES sehingga badan usaha milik desa tersebut harus aktif.

“Diketahui bahwa 20 persen Dana Desa program ketahanan pangan dikelola BUMDES, untuk itu selain harus aktif, BUMDES juga harus jeli dalam menggali potensi dan membuat pelaporan secara transparan supaya hasilnya dapat sesuai dengan harapan yakni meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” tandasnya.***SMSI PALI

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Puncak Syukur 90 Tahun TK–SD Santo Yosef Lahat: Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah Dalam Karya

Kabupaten Lahat

KUA Lahat Tinjau dan Ukur Masjid Darul Falah, Percepat Pengajuan Akta Ikrar Wakaf

Kabupaten Lahat

SD Negeri 20 Lahat Gelar Upacara dan Penyerahan Hadiah Perlombaan Memperingati HUT RI ke-81

Kabupaten Lahat

Posyandu Lansia Desa Giri Mulya Berjalan Optimal, Pemdes dan Puskesmas Senabing Bersinergi Jaga Kesehatan Warga

Sumatera Selatan

Makan Korban, Mobil Angkutan Terguling di Proyek Jalan Mangkrak

Sumatera Selatan

Herman Deru Harusnya Malu, Proyek Jalan Simpang Raja Ditinggal Pemborong

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI ke-81, 190 Satuan Pendidikan Meriahkan Lomba PBB dan Drumband/Marching Band Berjalan Lancar

Kabupaten Lahat

20 Tahun Menanti, Sertifikat Warga Desa Giri Mulya yang Hilang Kini Mulai Diserahkan
error: Content is protected !!