Home / Opini

Sabtu, 15 April 2023 - 01:20 WIB

Menikmati Jamuan Allah di 10 Hari Terakhir Ramadan

*Menikmati Jamuan Allah di 10 Hari Terakhir Ramadan*
Oleh: Ust. Windo

Terhitung malam ini, malam ke-21 Ramadan 1444 H. bermula hitungan 10 hari yang akhir dari Ramadan. Rangkaian hari yang bukan biasa-biasa saja, tapi justeru inilah puncak rangkaian ibadah Ramadan.

Ummul Mukminin, Sayyidah Aisyah menceritakan bagaimana Nabi di 10 hari akhir Ramadan. Kata Beliau: _“Nabi kalau masuk 10 hari akhir Ramadan, beliau mengencangkan tali ikat pinggangnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.”_

Baca Juga!  Efisiensi Anggaran Lahat Paling "Jempol", Tapi Bukan untuk Dibelanjakan Sia-sia

Diantara makna mengencangkan ikat pinggang ini; mengurangi makan dan minum, dan mengurangi intensitas hubungan suami istri. Dilihat dari tujuannya, konteks kekinian dapat juga dimasukkan mengurangi keaktifan bersama HP. Semua ini dilakukan, agar bisa fokus menghidupkan malam-malam yang akhir dari Ramadan.

Tiga gambaran Aisyah tentang Nabi ini akhirnya terangkumi dalam satu sunnah Nabi yang beliau dawamkan tiap Ramadan, yaitu beri’tikaf. Seruan yang sifatnya sama, baik kepada lelaki maupun perempuan. Bahkan Nabi di Ramadan terakhir Beliau beri’tikaf selama 20 hari.

Baca Juga!  Fatwa dan Dunia yang Tengah Berubah

Lebih utama lagi, 10 hari yang akhir Ramadan, ditengarai salah satu malamnya bakal menjadi malam yang Allah tetapkan sebagai _lailatul qadr_. Malam yang Allah sebut nilai (ibadahnya) lebih baik dari seribu bulan.

Inilah jamuan Allah di hari-hari yang akhir Ramadan. Semoga Allah tolong kita semua, agar mudah mempersembahkan ibadah terbaik kepada-Nya. _Wallahul Musta’an._[]

20 Ramadan, Ashar.
Jelang buka bersama BSI Region 3 Palembang

Share :

Baca Juga

Opini

Perang AS – Iran Merubah Arus Lenskap Dunia, Posisi Indonesia Di Bawah Kepemimpinan Prabowa – Gibran?

Opini

Pendapatan Antar Anggota Berpeluang Didorong Organisasi Media

Opini

Mewujudkan Visi WHO: Jalan Taiwan Menuju Pemberantasan Hepatitis C

Opini

Advokat Perempuan dan Masa Depan Integritas Profesi Hukum

Opini

Program Makan Bergizi Gratis Jangan Biarkan Kehilangan Gizinya

Opini

Paradigma Baru Advokat Indonesia Abad ke-21 dan Transformasi Profesi Hukum Indonesia

Opini

Perjuangan 2 Perempuan Cantik Menopang Ekonomi Daerah

Opini

Ultimatum Konstitusional: Kebijakan Presiden Tidak Kebal Uji
error: Content is protected !!