Home / Sumatera Selatan

Rabu, 27 September 2023 - 16:27 WIB

Wah! Diisukan Banyak Polemik, Kades Petar Dalam Berikan Penjelasan Ini

Relase SMSI Prabumulih –

PRABUMULIH SUMSEL, MLCI – Isu tak sedap kini sedang melanda Pemerintahan Desa Petar Dalam, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, akhir-akhir ini.

Mulai dari dugaan ketidaktransparanan penggunaan anggaran dan kegiatan APBDes, pemecatan dan pengangkatan sepihak perangkat desa (Lembaga masyarakat) tanpa melalui musyawarah dengan BPD, hingga dugaan belum dibayarnya honor para perangkat desa, Linmas, dan para Ketua RT.

Bahkan, terbaru dari informasi masyarakat yang diterima SMSI kota Prabumulih, menyebut sejumlah dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh oknum Kepala desa Petar Dalam, Adi Sumarlin.

“Ini sudah kita koordinasikan dulu ke yang bersangkutan, untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan-dugaan permasalahan yang terjadi di desa Petar Dalam,” ungkap Sastra Amiadi, salah satu tokoh masyarakat Muara Enim, yang juga Ketua LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) Kota Prabumulih – Muara Enim Sumatera Selatan, kepada awak media anggota SMSI Prabumulih. Rabu (27/09/2023).

Menurut Sastra, seharusnya sebagai pimpinan pemerintahan di tingkat desa, yang bersangkutan lebih kooperatif, sigap dan cepat meredam gejolak yang terjadi di desanya.

“Jangan seperti api di dalam sekam, harus transparan dan reaktif menyelesaikan sejumlah dugaan persoalan itu ke warganya dan pemerintahan di atasnya,” ujar Sastra.

Baca Juga!  Dinding Penyangga Mulai Runtuh, Jembatan Ini Menunggu Roboh

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan terus memantau dan mengawal sejumlah persoalan tersebut hingga selesai dan masyarakat tenang.

Menanggapi itu, Kepala desa Petar Dalam, Adi Sumarlin, ketika dikonfirmasi, menepis dan membantah sejumlah dugaan persoalan dan polemik yang terjadi di desanya.

Menurut dia, sebagian permasalahan itu sudah lama diklearkan (diselesaikan). “Secara keseluruhan laporan tsbt terjadi pd thn 2022 dan semuanya sdh selesai,” sebut Kades Adi Sumarlin melalui pesan singkat WhatsApp, beberapa waktu lalu.

Begitu pun dengan sejumlah dugaan laporan lain, seperti pengadaan perahu bidar yang dianggaran disebut Rp30 juta untuk 2 perahu, menurut Adi, sudah terealisasi. “… masalah sesuai apa tidak tergantung asumsi masyarakat dan biarlah aph yang menilainya,” jelas Adi.

Ia juga menanggapi terkait kondisi Kantor Kepala desa yang sejak bulan 3 (Maret) sampai sekarang dilaporkan tidak pernah dibuka, itu menurutnya, tidak benar. “Soalnya kita blm ada kantor desa dan kita ngontrak rmh mantan kepala desa dan sampai saat ini masalah pelayanan tidak ada kendala baik secara administrasi maupun lainnya dan desa sangat kondusif,” tulisnya.

Baca Juga!  Herman Deru Harusnya Malu, Proyek Jalan Simpang Raja Ditinggal Pemborong

Kemudian Adi juga menanggapi terkait perangkat desa yang diberhentikan dan diganti oleh keluarganya, agar dicek secara langsung apakah saudara atau sepupu Kades. “… tapi kalau keluarga yang namanya di desa semua adalah keluarga dan ada juga keluarga yang kontra dengan kepala desa, itu lumrah di mana pun berada,” jelas dia.

Selanjutnya, saat disinggung telah memalsukan tanda tangan Sekdes, dan tidak takut akan hal tersebut, dengan tegas, Kades Adi Sumarlin menyebut hal itu terjadi karena yang bersangkutan sudah selama 9 bulan mangkir dari tugas.

“Masalah tanda tgn saya yg paraf bukan meniru apa lg memalsukan dikarenakan Sekdes sdh 9 bulan mangkir dr tugas dan saya selaku penanggung jawab hajat orang byk harus mengambil keputusan apa lg terkait hak di dalam hal ini terkait honor pemerintahan desa,” tulis Adi lagi.

Terakhir, Adi juga membantah soal belum selesainya pekerjaan jalan setapak untuk akses petani ke kebun. Menurutnya, itu dibangun bertahap jadi bukan belum selesai, dan akan dilanjutkan setelah dana turun.

“untuk realisasi memang belum selesai terkait anggaran th 2023 memang belum berakhir,” ungkapnya. ***

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Wadah PTBA “CIP Award 2026” Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumatera Selatan

Penyegaran, Ketua SMSI Lubuk Linggau Dipimpin Ali Muap SM SH

BUMN

PTPN1 Regional 7 Sinergi Dua Desa Selesaikan Sertifikat Tanah yang Hilang

Sumatera Selatan

Nasib Guru PPPK Disuarakan IPNP Gandeng PGRI Sumsel ke Pemerintah Pusat

Pendidikan

SMK Negeri 2 Lahat Terima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Senilai Rp1,6 Miliar Lebih

Sumatera Selatan

Nilai Pemprov Sumsel Tak Punya Nyali, PP PALI Gruduk Kantor Gubernur

Sumatera Selatan

Dituding Bekingi Minyak Ilegal, Pemimpin Redaksi Lapor ke Polda Sumsel

Kabupaten Lahat

88 Siswa SD Negeri 4 Lahat Terima Bantuan Seragam Merah Putih dari Pemkab Lahat
error: Content is protected !!