LAHAT SUMSEL – MLCI – Pada hari Kamis 29/1/2026 Sore kemarin, Angin kencang yang melanda Kabupaten Lahat dan menyisakan duka bagi Ibu Suhainah, warga RT. 10/RW. 03 Kelurahan Talang Jawa Selatan Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat roboh. diduga akibat diterpa angin kencang kemarin.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat angin kencang disertai Hujan melanda kawasan permukiman warga, Rumah korban roboh secara tiba-tiba, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H, M.H langsung ke lokasi Jum’at 30 Januari 2026, Untuk meninjau kondisi rumah warga yang terdampak.
Tampak, Wabup Lahat Widiya Ningsih S.H,.M.H didampingi Camat Kota Lahat Isna Abi Darda BA bersama Lurah Talang Jawa Selatan Willy Andreas, SE dan Ketua RT 10 Eko serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Ketua RT 10, Eko, menjelaskan bahwa robohnya rumah terjadi saat angin kencang melanda wilayah tersebut. “Selain faktor angin, kondisi rumah memang sudah cukup lama sehingga rentan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Talang Jawa Selatan Willy Andreas, SE, menyampaikan, sangat mengapresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Lahat.
“Kehadiran Wakil Bupati secara langsung memberi semangat dan harapan bagi warga yang terdampak musibah. katanya.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih mengaku prihatin atas musibah yang dialami Ibu Suhainah. Ia memastikan pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu proses pembangunan ulang rumah korban.
“Insyaallah akan dibantu oleh pemerintah daerah melalui BPBD. Kami turut merasakan duka yang dialami Ibu Suhainah,” ujar Widia Ningsih.
Selain bantuan pemerintah, Widia Ningsih juga menyampaikan bahwa bantuan pribadi turut diserahkan sebagai bentuk empati. “Ini bantuan dari Bapak Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, dan kami Wakil Bupati Lahat. Semoga dapat sedikit meringankan beban,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, serta pentingnya perhatian terhadap kondisi bangunan lama yang rawan terdampak bencana alam.









