Site icon Media Lematang

Unggahan Tentang Seleksi Masuk SMAN 1 Lahat Viral di Media Sosial

LAHAT SUMSEL – MLCI –  27 Juni 2026 – Sebuah unggahan yang dibagikan melalui akun Facebook @Sefti Tazti baru-baru ini menjadi perbincangan hangat dan menyebar luas di berbagai media sosial. Dalam tulisannya yang menggunakan perpaduan bahasa Indonesia dan bahasa daerah, Sefti Tazti menyampaikan pengalaman saat mendaftarkan putranya ke SMAN 1 Lahat melalui jalur prestasi akademik.

Berikut kutipan pernyataannya:

“Gagal daftar jalur prestasi akademik SMAN 1 Lahat. Ternyata nilai rata-rata 5 besar juara kelas itu belum memenuhi syarat. Dicoba tahap kedua jalur tes prestasi akademik, alhamdulillah ternyata masih tidak lulus. Bukan salah anaknya, tapi salah bapaknya.”

Kalimat penutupnya yang bernada menyindir diri sendiri sekaligus mengandung makna mendalam ini langsung menarik perhatian banyak warganet. Unggahan ini mendapatkan beragam tanggapan dari netizen, mulai dari rasa keheranan, dukungan, hingga pandangan mengenai standar seleksi yang diterapkan sekolah tersebut.

Berikut Tanggapan Netizen:

✅ “Sungguh mengejutkan, jika peringkat 5 besar saja belum memenuhi syarat, berarti standarnya sangat tinggi. Semoga anaknya tetap semangat dan mendapatkan sekolah terbaik lainnya.”
✅ “Kalimat terakhirnya sangat menyentuh, tidak menyalahkan anak malah merenungkan diri sendiri. Sikap orang tua seperti ini patut dicontoh.”
✅ “Mungkin persaingannya memang sangat ketat. Banyak siswa berprestasi dari berbagai sekolah yang mendaftar, jadi persaingannya pasti ketat sekali.”
✅ “Semangat terus untuk anaknya, nilai bukan satu-satunya ukuran kesuksesan. Masih banyak jalur lain yang bisa ditempuh.”
✅ “Ini menjadi catatan juga bagi kita semua, bahwa standar pendidikan semakin meningkat, dan kita harus terus mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi.”

Hingga saat ini, unggahan tersebut terus dibagikan dan mendapatkan banyak komentar. Fenomena ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan tingginya persaingan dalam penerimaan siswa baru di sekolah unggulan, sekaligus mengajarkan sikap bijak orang tua dalam menyikapi hasil seleksi yang tidak sesuai harapan.

Hingga berita ini ditayangkan, Belum ada klarifikasi dari instansi terkait. (Red.HN)

Exit mobile version