Site icon Media Lematang

Ukir Prestasi Nasional, Pelajar SMAN 4 Lahat Juarai Olahraga dan Olimpiade Sains

LAHAT SUMSEL, MLCI – Semangat berprestasi kembali mewarnai SMA Negeri 4 Lahat. Dua pelajar, yakni Alisa Karinda dan Rafie Liansyah Pratama Raih Medali Perak di Arena Olahraga dan Olimpiade Sains.

“Keduanya berhasil mencatatkan prestasi pada ajang tingkat nasional di dua bidang berbeda, yakni olahraga dan sains,” jelas Kepala SMA Negeri 4 Lahat Gerry Sugiarto MPd Gr kepada media ini. Senin (28/09).

Saat apel pagi tadi, tambahnya, prestasi itu mendapat sorotan di lingkungan sekolah tepatnya di hadapan para siswa, guru dan tenaga kependidikan. Ia memberikan apresiasi atas capaian para siswa sekaligus menjadikan prestasi tersebut sebagai bagian dari motivasi bagi seluruh peserta didik.

Gerry menekankan bahwa prestasi siswa merupakan hasil dari proses, kedisiplinan, keberanian berkompetisi, serta kemauan untuk terus mengembangkan potensi diri. Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik sekolah.

“Setiap prestasi yang diraih siswa adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk berkompetisi akan menghasilkan sesuatu yang berarti. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan jangan cepat merasa puas,” diuraikan Gerry dalam suasana apel pagi.

Sementara itu dari Arena Pencak Silat, salah satu prestasi tersebut ditorehkan Alisa Karinda, siswa kelas X.3, yang berhasil meraih medali perak pada Kejuaraan Pencak Silat Swarnadwipa Championship.

Alisa tampil pada kategori Remaja/SMA dan berhasil membawa pulang medali perak dari kompetisi tersebut. Capaian ini menjadi bukti bahwa talenta olahraga siswa SMAN 4 Lahat mampu berkembang hingga arena kompetisi bergengsi.

Pencak silat bukan hanya menuntut kemampuan teknik, tetapi juga kedisiplinan, konsentrasi, ketahanan mental, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.

“Sedangkan dari Laboratorium dan Buku Pelajaran, Prestasi lainnya yakni bidang akademik. Rafie Liansyah Pratama, siswa kelas X.1, berhasil meraih medali perak bidang Biologi dalam Indonesia Youth Science Medical Olympiad atau IYSMO 2026,” urai Gerry.

Keberhasilan Rafie menunjukkan bahwa siswa dari daerah juga mampu tampil dalam kompetisi sains tingkat nasional. Bidang Biologi yang digelutinya menuntut kemampuan memahami konsep, menganalisis persoalan, serta menerapkan pengetahuan secara tepat.

Dua capaian tersebut memperlihatkan wajah prestasi SMAN 4 Lahat yang tidak hanya bertumpu pada satu bidang.

“Alisa berprestasi melalui ketangguhan di arena pencak silat. Rafie mengukir capaian melalui ketajaman akademik di bidang Biologi,” tegasnya.

Lebih jauh Gerry mengungkapkan, bahwa apel senin di SMAN 4 Lahat menjadi panggung apresiasi bagi lingkungan sekolah sebagai momentum dan bukan hanya sekadar kegiatan rutin.

Apel itu juga menjadi ruang untuk memberikan apresiasi terhadap siswa yang telah membawa nama baik sekolah SMAN 4 Lahat melalui berbagai kompetisi.

“Penghargaan terhadap prestasi siswa di hadapan warga sekolah memiliki makna penting. Capaian seorang siswa dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka luas, selama dibarengi dengan kemauan belajar, latihan, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencoba,” bebernya.

Dari lapangan sekolah di Lahat, kisah prestasi itu pun kembali dimulai. Dua siswa. Dua bidang berbeda. Dua medali perak. Satu nama yang dibawa ke tingkat nasional: SMAN 4 Lahat.

“Capaian Alisa Karinda dan Rafie Liansyah Pratama diharapkan menjadi pemantik lahirnya lebih banyak prestasi berikutnya baik dari bidang akademik, olahraga, seni, maupun berbagai bidang lain yang menjadi kekuatan peserta didik SMAN 4 Lahat,” pungkas Gerry.***DAF

Exit mobile version