Home / Sumatera Selatan

Jumat, 19 September 2025 - 14:11 WIB

Tokoh Masyarakat Prabumulih, “Polemik Walikota Seharusnya Tak Lagi Diperpanjang”

PRABUMULIH SUMSEL, MLCI – Anggota DPRD Kota Prabumulih dua periode dan mantan anggota DPRD Sumsel, Edi Rianto yang juga Tokoh Masyarakat menegaskan bahwa polemik sorotan publik terhadap Walikota Arlan seharusnya tidak lagi diperpanjang.

“Kita harus bijak, sebab Pak Arlan sudah menerima hukumannya, baik administratif maupun sanksi sosial. Permasalahan ini sebenarnya sudah selesai, masyarakat juga seharusnya bisa menerima dan memaafkannya,” jelas Edi kepada awak media. Jumat (19/9).

Menurut Edi, kesalahan Arlan bukan alasan untuk mengabaikan rekam jejak kebaikan yang telah dilakukan sebelum menjabat sebagai Walikota.

Ia menilai Arlan sosok yang sudah banyak berbuat untuk masyarakat, bahkan sebelum masuk ke pemerintahan.

“Pak Arlan itu membangun masjid, membangun jembatan dengan uang pribadi, membuka lapangan pekerjaan. Itu kebaikan nyata yang masyarakat rasakan. Beliau bukan tipe pemimpin munafik. Kesalahannya memang menyentuh orang dekat, tapi itu kesalahan yang manusiawi,” terangnya.

Baca Juga!  Pemkab dan Kejari Bersama SMSI OKU Selatan Gelar Pembekalan Hukum dan Sosialisasi KEJ

Apalagi, sambung Edi, sosok Arlan kurang memiliki rekam jejak dalam berorganisasi, baik di politik maupun organisasi kemasyarakatan. Sehingga, kesalahan seperti itu bisa saja terjadi karena kepolosan yang dimilikinya.

Edi juga menyinggung soal reaksi publik yang menurutnya berlebihan. Ia menegaskan, sanksi sosial sudah lebih dari cukup sebagai konsekuensi atas perbuatan Arlan.

“Beliau bukan hanya dihukum dari sisi aturan, tapi juga sudah dihukum oleh publik, oleh influencer, oleh opini media sosial. Itu sangat berat. Tidak ada yang chaos di lapangan. Jadi saya heran kenapa terus dibesar-besarkan. Jangan sampai pemerintah pusat gegabah mengambil langkah pemakzulan. Harusnya cukup dengan pembinaan saja, tidak perlu berkembang ke sanksi lainnya, apalagi isu pemakzulan,” bebernya.

Di sisi lain, Edi menegaskan dukungannya terhadap rencana aksi damai masyarakat Prabumulih yang ingin menunjukkan solidaritas kepada Wali Kota Arlan. “Saat ini kita perlu memberikan dukungan kepada pemimpin kita agar dapat memimpin kota Prabumulih menuju kemajuan seperti yang dicita-citakan,” terangnya.

Baca Juga!  Badan Usaha Skala Besar Terbaik, PTBA Raih Paritrana Award

Bagi Edi Rianto, sorotan terhadap pribadi Wali Kota seharusnya tidak menutup mata atas dukungan signifikan masyarakat. Ia bahkan meyakini suara akar rumput tetap kuat bersama Arlan. Terbukti dari perolehan suara pada Pilkada lalu yang jumlahnya lebih dari separuh mata pilih.

“Kalau Allah membuka aib setiap orang, tidak akan ada orang yang berani angkat kepala di muka bumi ini. Jadi jangan terlalu jauh menyeret persoalan ini. Biarkan beliau tetap bekerja untuk rakyat,” ucap Edi.

Senada, Mat, warga Kelurahan Prabujaya, mengaku tetap menaruh kepercayaan kepada Arlan.

“Kami ingin Pak Arlan tabah menghadapi cobaan ini. Kami juga berharap Mendagri bijak, jangan sampai memberhentikan beliau. Karena Pak Arlan ini beda dengan pemimpin lain, jujur dan punya empati tinggi,” pungkas Mat.*** (SMSI Sumsel).

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Efek Berganda Hulu Migas: Penggerak Utama Kemajuan dan Kesejahteraan Sumatera Selatan

Kabupaten Lahat

Sultan Muda SUMSEL Goes To Kabupaten Lahat: Pererat Kerja Sama Tingkatkan Literasi, Keuangan, Dan Ekonomi Daerah

Sumatera Selatan

Terancam Ditutup, Urus Izin Batcing Plant Milik PT Adipati Warning Dua Minggu

Sumatera Selatan

Hj Yetti Oktarina Prana Pimpin Perempuan Bangsa Sumsel Periode 2026-2031

Sumatera Selatan

Fikri Haikal, “Bangga dan Tersanjung Kesediaan Hasperi Pimpin PaSKI Lahat”

Sumatera Selatan

Puskesmas Gunung Meraksa Jadi Rawat Inap, Pemkab OKU Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sumatera Selatan

Pemkab PALI Siapkan Sanksi ASN Live Medsos Saat Jam Kerja

Sumatera Selatan

Belum Kantongi Izin, Warga Protes Batching Plant PT. Adipati 
error: Content is protected !!