Home / Kabupaten Lahat

Rabu, 26 Maret 2025 - 02:50 WIB

Tekan Inflasi dan Wujudkan Swasembada Pangan, Wabup Lahat Panen Bawang

LAHAT SUMSEL, MLCI – Bertempat di Balai Benih Unggul (BBU) Desa Muara Danau, Kecamatan Tanjung Tebat, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH panen bawang merah. Rabu (26/3).

Disela-sela kegiatan, Wabup menjelaskan bahwa panen bawang merah guna mewujudkan swasembada pangan daerah yang merupakan bagian dari upaya menekan inflasi.

“Penanaman bawang merah ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi yang sering terjadi akibat kurangnya pasokan barang. Dan, jika pasokan bawang merah di Kabupaten Lahat kurang, kebutuhan masyarakat tidak akan tercukupi hingga harga bawang akan meningkat. Oleh karena itu, menanam bawang merah menjadi langkah penting untuk menekan inflasi,” terangnya.

Dia mengapresiasi jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dinas TPHP) serta dinas terkait lain yang telah mendukung program ini yang menjadi langkah awal dari Pemkab Lahat dibawah pimpinan Bupati Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih.

Baca Juga!  Lestarikan Budaya, HUT Lahat Ke-157 Pemkab Gelar Festival Tari Kreasi dan Lagu Daerah

Selain itu, Wabup menekankan pentingnya program swasembada pangan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Swasembada pangan adalah hal yang harus kita perjuangkan agar apa yang kita tinggalkan untuk anak cucu kita adalah sesuatu yang berkelanjutan,” tambahnya.

Diungkapkan Wabup, kegiatan pertanian termasuk penanaman bawang merah sangat relevan dengan kondisi masyarakat yang sangat bergantung pada hasil pertanian.

Oleh karena itu, pengembangan pertanian lokal, seperti penanaman bawang merah, menjadi prioritas untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Baca Juga!  PJ Bupati Lahat Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan, Ini Pesannya

Wabup mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa dengan menanam berbagai komoditas seperti cabai dan bawang merah di pekarangan rumah.

“Jika setiap rumah tangga menanam bawang atau cabai, hasil panennya bisa dijual di pasar desa, membantu mencukupi kebutuhan pangan lokal dan memperkuat perekonomian daerah,” bebernya.

Program ini, menurutnya, akan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan 60.000 pelajar di Kabupaten Lahat yang menerima makan gratis setiap hari.

“Jika kita dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka, seperti ayam, ikan, dan beras, maka ekonomi di pasar tradisional akan terus berputar, dan ini akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Wabup.*** Rochmiatun

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Penjelasan Lurah Talang Jawa Utara: Hibah Tanah dan Musyawarah Sudah Dilaksanakan

Kabupaten Lahat

Rapat Bulanan K3S Kikim Selatan: Siap Sukseskan Peringatan HUT PGRI 2026

Kabupaten Lahat

LAHATZVERSE Diluncurkan, Dispora Lahat Lakukan Terobosan Digitalisasi Pelayanan Publik

Kabupaten Lahat

Siswa SD Negeri 26 Lahat Ukir Prestasi Gemilang di Kejuaraan Renang HUT Kota Prabumulih ke-25

Kabupaten Lahat

Pembangunan Jalan Cor Beton Kelurahan Pagar Agung Berjalan Lancar, Ditargetkan Selesai dalam 120 Hari

Kabupaten Lahat

Bimtek Peningkatan 8 Indikator PAUD Holistik Terintegrasi Digelar di Lahat

Kabupaten Lahat

Sinergi Pendidikan dan Media: K3S Kikim Barat Jalin Kerja Sama Publikasi Bersama Awak Media

Kabupaten Lahat

Jumat Bugar: SD Negeri 5 Lahat Rutin Laksanakan Senam Pagi Bersama
error: Content is protected !!