LAHAT SUMSEL, MLCI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lahat turut serta opersional mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke siswa sebagai program Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu dikatakan Kasie Humas Polres Lahat AKP Mastoni SE melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH kepada media ini. Jumat (12/12).
Ditambahkan Lispono, operasional distribusi MBG SPPG Polres Lahat merupakan rangkaian kegiatan terstruktur yang bertujuan memastikan kelancaran pendistribusian material, barang, dan kebutuhan logistik penunjang kinerja kepolisian.
Seluruh proses dilakukan dengan mengikuti standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga setiap tahapan dapat berjalan efektif, akuntabel dan sesuai kebutuhan satuan. Dengan sistem yang tertata, distribusi logistik dapat mendukung pelaksanaan tugas operasional personel di lapangan.
SPPG Polres Lahat berada di Komplek Asrama Polisi Bandar agung Lahat yang diketuai Galuh Pangestu dan Akuntan Zainur Akbar. Kemudian Ketua PIC Yunita SST MKes, Ahli Gizi Mutiara Rahmadani dan di bantu 47 orang karyawan serta tenaga medis Dokkes Polres Lahat.
“Mereka saat ini telah beroperasi yang telah di terima oleh masing-masing sekolah berjumlah 13 terdiri dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK dengan jumlah penerima 2.868 siswa,” terang Lispono
Adapun sekolah yang telah menerima MBG dari SPPG Kemala Bhayangkari cabang Polres Lahat meliputi :
- TK Kemala Bhayangkari 12 sejumlah 83 siswa.
- TK Kemala Bhayangkari 13 sejumlah 165 siswa.
- TK Aisyiyah sejumlah 12 siswa.
- SD Muhammadiyah sejumlah 120 siswa.
- SD N 16 sejumlah 291 siswa.
- SD N 12 sejumlah 263 siswa.
- SD N 24 sejumlah 263 siswa.
- SD N 28 sejumlah 320 siswa.
- SMP N 8 sejumlah 384 siswa.
- SMP Muhammadiyah sejumlah 45 siswa.
- SMK N 2 sejumlah 702 siswa.
- SMK Tiara 180 siswa.
- SMA Muhammaddiyah 76 siswa.
Proses distribusi dilakukan dengan memperhatikan keamanan dan ketepatan waktu dengan personel yang bertugas memastikan bahwa seluruh MBG SPPG diangkut dan disalurkan menggunakan sarana yang sesuai standar, termasuk pencatatan keluar-masuk barang secara sistematis.
Pengawasan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam jumlah maupun jenis barang yang disalurkan.
Di lapangan, proses penerimaan oleh unit tujuan dilaksanakan dengan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik, kelengkapan, serta kecocokan antara dokumen dengan barang yang diterima.
Dokumentasi dan tanda terima menjadi bagian penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas distribusi. Dengan mekanisme ini, seluruh unit penerima dapat memastikan bahwa kebutuhan operasional mereka terpenuhi secara tepat.
Secara keseluruhan, operasional distribusi MBG SPPG Polres Lahat bertujuan mendukung efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Dengan sistem distribusi yang tertib dan terawasi, setiap kebutuhan operasional dapat terpenuhi secara cepat, tepat, dan aman. Hal ini sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas, serta memastikan bahwa kegiatan kepolisian di wilayah hukum Polres Lahat berjalan optimal,” pungkas Lispono.***D4F









