LAHAT SUMSEL, MLCI – Proyek pembangunan Kandang Sapi yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Rimba Sujud tahun 2025 dibangun tahun 2026 mendapat teguran dari Camat Pagar Gunung (Pagun) Elsye Hartuti SSTP MM.
Kepada media ini, Elsye menjelaskan bahwa teguran tersebut dikeluarkan saat pihaknya melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) belum lama ini di Desa Rimba.
“Saat Monev, kami menegur Kepala Desa pada fisik pembangunan Kandang Sapi yang secara tekhnis tidak menggunakan pembesian dan cor sloof,” tambahnya.
Sedangkan untuk tekhnis pekerjaan galian pondasi, secara tertulis laporan Kepala Desa kepada pihak kecamatan itu dilaksanakan.
“Kami hanya berwenang untuk memberikan teguran baik lisan maupun tertulis terhadap pekerjaan sesuai dengan temuan ketika Monev,” pungkas Elsye
Seperti yang pernah diberitakan media ini beberapa waktu lalu yang berjudul “Proyek DD Rimba Sujud Pagun Lahat Terindikasi Bermasalah”
Terungkap Proyek pembangunan Kandang Sapi yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) berlokasi di Desa Rimba Sujud Kecamatan Pagar Gunung, Lahat terindikasi bermasalah.
Informasi dihimpun, terungkap pembesian yang digunakan dalam pembangunan Kandang Sapi itu memakai besi 6 dan besi 8. Sementara kedalaman lubang pondasi tidak memadai.
“Kami menduga material dan takhnis pembangunan Kandang Sapi ini tidak sesuai aturan hingga terindikasi bermasalah,” jelas sumber yang namanya minta untuk dirahasiakan. Selasa (4/8).
Sumber tersebut meminta kepada aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lokasi proyek yang terindikasi nelanggar aturan.
“Selain diduga bermasalah secara fisik, kami juga menanyakan proses administrasi yang menggunakan anggaran tahun 2025, namun pekerjaan terealisasi tahun 2026 ini,” tanya Sumber penuh keraguan.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Rimba Sujud, Pratama Budi Herianto saat dihubungi, membenarkan dana yang digunakan memakai anggaran DD tahun 2025.
Sumber DD tahun 2025 itu, lanjut Kades, berasal dari SiLPA atau Sisa Lebih Perhitungan Anggaran yang dibangunkan tahun ini 2026.
“Sedangkan untuk pekerjaan fisik proyek Kandang Sapi tersebut yakni pembesian sudah sesuai dengan aturan,” jelasnya.
Menurut Kades tekhnis pembangunan hingga material yang digunakan sudah sesuai dengan RAB.
Ketika ditanya secara realisasi kedalaman pondasi Kandang Sapi, Kades menjelaskan kedalaman pondasi 50 cm dengan kelebaran 30 cm.
“Dan juga secara real setelah pondasi memang tidak dibangun Sloof,” ungkap Kades.
Sementara itu Camat Pagar Gunung Elsye Hartuti, SSTP, MM kepada media ini mengaku belum mengetahui secara detail tentang proyek DD Rimba Sujudf
“Kami belum melaksanakan monev, kami tidak tau berapa nilai silpa yang dibangun untuk kandang sapi itu,” terang Camat. Rabu (5/8). ***DAF









