Site icon Media Lematang

Sidang 2026 Paripurna DPRD Bahas LKPJ Bupati Lahat Berlangsung Tertib 

LAHAT SUMSEL, MLCI – Rapat Paripurna Ke-6 dan Ke-7 Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026 digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat berlangsung tertib di ruang Sidang Utama. Kamis (30/04)

Agenda utama rapat tersebut adalah pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lahat Akhir Tahun Anggaran 2025 hingga penyerahan rekomendasi DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Lahat.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lahat, Andriansyah, S.H., dan dihadiri oleh Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, serta tamu undangan lainnya. Dari total anggota DPRD, sebanyak 25 orang hadir dalam rapat tersebut.

Rapat Paripurna Ke-6 diawali dengan penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap LKPJ Bupati Lahat Tahun Anggaran 2025. Laporan pertama disampaikan oleh Ketua Pansus I, H. Nopran Marjani, M.S.Pd.

Dalam laporannya, Nopran menegaskan bahwa pembahasan LKPJ dilakukan secara mendalam dan penuh tanggung jawab demi menghasilkan rekomendasi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Lahat.

“LKPJ ini kami bahas secara serius hingga larut malam. Banyak catatan strategis yang kami sampaikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan. Semua ini semata-mata untuk mewujudkan visi Menata Kota, Membangun Desa,” ujar Nopran.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian positif Pemerintah Kabupaten Lahat sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,25 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 15 persen pada 2023 menjadi 13,6 persen pada 2025. Sementara angka kemiskinan ekstrem turun menjadi 1,17 persen, atau berkurang 0,70 persen, menjadikan Lahat sebagai daerah dengan angka kemiskinan ekstrem terendah ketiga di Sumatera Selatan.

Selain itu, program rumah layak huni juga menunjukkan hasil signifikan dengan realisasi sebanyak 1.250 unit, baik melalui APBD maupun dukungan pemerintah pusat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Angka Harapan Hidup (AHH) turut mengalami peningkatan.

Prestasi lainnya antara lain Kabupaten Lahat meraih peringkat pertama dalam kategori Kinerja Disparitas Data ASN, juara pertama kategori Indeks Kinerja Data (IKD), serta penghargaan Stand Favorit pada Apkasi Expo 2025 melalui produk unggulan kopi dan batik khas Lahat.

Setelah laporan Pansus I, rapat dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari Pansus II dan Pansus III.

Usai Paripurna Ke-6, sidang langsung dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Ke-7 yang beragenda penyerahan Keputusan DPRD Kabupaten Lahat tentang hasil pembahasan DPRD sebagai rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Lahat Tahun Anggaran 2025.

Keputusan DPRD tersebut dibacakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lahat, Lion Faisal, S.E., M.M. Rekomendasi tersebut berisi berbagai catatan strategis, masukan, serta koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di masa mendatang.

Selanjutnya, rekomendasi DPRD secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Lahat.

Dalam sambutannya, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Panitia Khusus I, II, dan III, atas kerja keras dan sinergi dalam membahas LKPJ Tahun Anggaran 2025.

“Rekomendasi DPRD ini akan menjadi pedoman penting bagi kami dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan ke depan. Semua masukan ini sangat berharga untuk mewujudkan Kabupaten Lahat yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” kata Bursah.

Bupati juga memaparkan sejumlah program strategis yang akan menjadi prioritas pemerintah daerah, di antaranya pengembangan perikanan air tawar, peternakan, pembangunan bendungan, irigasi, hingga peningkatan pelayanan kesehatan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) Rumah Sakit Kabupaten Lahat.

“Perikanan air tawar akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru Kabupaten Lahat. Begitu pula sektor peternakan, irigasi, dan pelayanan kesehatan yang terus kita perkuat. Semua ini untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bursah juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam mengawal pembangunan daerah melalui pokok-pokok pikiran yang diserap dari masyarakat.

Dengan terselenggaranya dua rapat paripurna tersebut, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Lahat yang berkelanjutan, sejalan dengan visi daerah, yakni Menata Kota, Membangun Desa.***YOKI

Exit mobile version