Site icon Media Lematang

SD Negeri 23 Lahat Catat Kelulusan 100 Persen, Momen Basuh Kaki Orang Tua Hadirkan Haru Bahagia  

LAHAT SUMSEL – MLCI – Suasana penuh haru dan kebahagiaan mendalam menyelimuti halaman SD Negeri 23 Lahat, Selasa (2/6/2026). Sekolah ini resmi menggelar kegiatan pengumuman kelulusan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025–2026, yang sekaligus menjadi momen istimewa dengan pencapaian kelulusan 100 persen serta kehadiran tradisi baru yang menyentuh hati.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri 23 Lahat, Suriati, S.Pd., didampingi seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan, serta dihadiri oleh 30 siswa kelas VI beserta orang tua/wali murid dan tamu undangan yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Dalam arahannya, Suriati menyampaikan kabar gembira sekaligus rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan para siswa.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Dengan rasa bangga dan bahagia, saya umumkan bahwa seluruh siswa kelas VI SD Negeri 23 Lahat Tahun Pelajaran 2025–2026 dinyatakan lulus seratus persen. Adapun jumlah siswa yang lulus sebanyak 30 orang, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Ini adalah hasil kerja keras, doa, serta dukungan penuh dari semua pihak,” ujar Suriati di hadapan seluruh hadirin.

Momen paling menyentuh dan menjadi sorotan utama tahun ini adalah diadakannya tradisi baru yang digagas pihak sekolah, yaitu kegiatan Membasuh Kaki Orang Tua oleh para siswa yang baru saja lulus.

Terlihat jelas, senyum kebanggaan para siswa bercampur dengan air mata haru, begitu pula dengan para orang tua yang tak kuasa menahan tangis harian saat disaksikan putra-putri mereka membungkuk penuh hormat, membasuh kaki sebagai tanda bakti, terima kasih, dan penghormatan tertinggi atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah diberikan selama ini.

Kepala Sekolah menjelaskan, tradisi ini sengaja dibuat sebagai pelajaran hidup dan penutup masa sekolah dasar, agar para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berbakti, menghargai jasa orang tua, serta memiliki akhlak yang mulia.

“Kami ingin melepas anak-anak ini bukan hanya dengan ijazah, tapi juga dengan bekal karakter yang kuat. Tradisi membasuh kaki ini adalah bentuk nyata rasa terima kasih dan bakti kepada orang tua, yang menjadi guru pertama dan utama bagi mereka. Momen ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan yang diraih tidak lepas dari doa dan perjuangan ayah bunda,” tambahnya dengan nada haru.

Air mata bahagia dan senyum bangga tampak menghiasi wajah setiap orang yang hadir. Bagi para orang tua, momen ini menjadi kenangan paling berharga, menyaksikan buah hati mereka tumbuh, belajar, kini lulus dan siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan hati yang tulus.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, mendoakan agar seluruh lulusan kelak menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, sukses dunia akhirat, serta selalu membawa nama baik almamater SD Negeri 23 Lahat ke mana pun mereka berada.

Exit mobile version