Home / Regional

Minggu, 25 Juli 2021 - 09:09 WIB

Satgas Covid-19 Diminta Transparan Soal Data Pasien Kasus Corona

Realease SMSI OKUS –

OKUS SUMSEL, MLCI – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) meminta tim satgas penanganan Covid-19 membuka data secara transparan terkait perkembangan pasien kasus Covid-19 di kabupaten itu.

Ketua SMSI OKUS, Sri Fitriyana SIP mengatakan, transparansi data dari pemerintah bisa meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk selalu menerapkan protokoler kesehatan. Selain itu, data yang transparan juga bisa memacu kinerja pemerintah dalam menangani pandemi ini.

“Yang pasti kami masyarakat membutuhkan informasi terkini soal Covid-19 di Kabupaten OKU Selatan,” katanya saat dibincangi awak media. Minggu (25/7/2021).

Selain itu, sambungnya, hal yang terpenting adalah menyampaikan informasi terkait langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah dalam menangani Covid-19 dan mengantisipasi dampak diberlakukannya PPKM Mikro.

Baca Juga!  Jalan Menuju Lokasi Wisata di Lahat Memprihatinkan. Ini Kondisinya

“Langkah strategis menuju hijau itu seperti apa, agar masyarakat pun mendapat kejelasan. Terlebih, evaluasi harus dilakukan terus menerus dan langkah apa yang diambil dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat memberlakukan PPKM Mikro seperti saat ini,” jelas Sri

“Keterbukaan informasi harus tetap dijaga walaupun saat ini ada pergeseran ke zona orange,” ujarnya.

Dengan status zona tersebut, Pemkab OKUS justru harus meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU Selatan.

Baca Juga!  Dihadiri Peserta Luar Negeri, Sriwijaya Ranau Grand Fondo OKUS Meriah

Memang pada hari ini, peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten OKUS masih relatif cukup tinggi.

Terlebih beberapa pekan terakhir di Kabupaten OKUS terasa lebih mencekam, dengan bertambahanya pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 dan meningkatnya angka kematian akibat Covid.

“Ditambah lagi dengan ditutupnya layanan kesehatan seperti puskesmas, klinik swasta dan banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19,” teranganya

Sri menyebut, jangan sampai Kabupaten OKUS menjadi zona merah tidak berdasarkan data yang objektif terkait perkembangan penanganan Covid-19.

“Saya sepakat dengan target Pemda untuk menuju zona hijau, tetapi harus diperhatikan juga dari sisi objektivitasnya,” pungkas Sri.*****

Share :

Baca Juga

Regional

Kisruh Berawal dari Kasus Cash Back, “PWI Tetap Satu”

Kabupaten Lahat

Paslon Bupati Lahat Yulius Maulana ST Dan budiarto Marsul SE,. M. Si Silaturahmi Dikediaman Ketua umum MUI Lahat

Regional

Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Rejang Lebong, SMSI Lubuk Linggau Kompak

Regional

Pengurus Jakarta 2024-2029 Dilantik, PWI Harus Kembali Disegani

Regional

Ruri, “Aktivitas Tambang Timah Ilegal di Bangka Perlu Pengawasan Ketat”

Regional

Resepsi Peringatan Hari Nasional Taiwan ke-113 Digelar 

Regional

Kantor PWI Pusat Gedung Dewan Pers Didesak Puluhan Anggota Segera Dikosongkan

Regional

PWI HCB Dilarang Berkantor di Gedung Dewan Pers
error: Content is protected !!