Site icon Media Lematang

Sampah sebagai Tiket Pulang”: Inovasi OSIM MAN 1 Lahat Tanamkan Peduli Lingkungan  

Jurnalis : Herlan Nudin

LAHAT, SUMSEL – MLCI — Sebuah terobosan menarik sekaligus edukatif hadir di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lahat. Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Lahat resmi meluncurkan program unggulan bertajuk “Sampah sebagai Tiket Pulang”, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Inovasi ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh siswa terhadap kebersihan lingkungan madrasah.

 

Cara kerjanya sederhana namun bermakna. Setiap hari, sebelum meninggalkan lingkungan madrasah setelah jam belajar berakhir, seluruh siswa diajak berpartisipasi aktif dengan mengumpulkan sampah yang ditemukan di sekitar lingkungan sekolah. Sebagai “tiket” untuk diperbolehkan pulang, setiap siswa wajib menyerahkan minimal satu botol minuman bekas atau dua gelas plastik kepada petugas yang bertugas.

 

Kepala MAN 1 Lahat, Hj. Deni Ariani, S.Ag., M.M., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program kreatif yang digagas OSIM ini.

 

“Program ini bukan sekadar tentang mengurangi tumpukan sampah, melainkan tentang pembentukan karakter siswa — menanamkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Melalui langkah sederhana ini, kita ingin membiasakan siswa memahami bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan tugas pihak lain,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Deni Ariani berharap semangat menjaga kebersihan ini perlahan tumbuh menjadi budaya positif yang melekat pada setiap siswa, tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga di rumah maupun di masyarakat.

 

“Pendidikan karakter dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten. Semoga ke depan, kesadaran ini tumbuh dari diri mereka sendiri, tanpa harus menunggu diingatkan. Karena madrasah yang bersih, nyaman, dan asri berawal dari kepedulian setiap warganya,” tambahnya.

 

Program ini juga diharapkan mampu mengubah kebiasaan siswa agar lebih peka terhadap dampak buruk sampah plastik bagi lingkungan. Dengan adanya inisiatif ini, sampah yang berserakan di ruang kelas, halaman, dan area madrasah akan terkumpul dan tertangani dengan lebih baik. Langkah kecil ini membawa dampak besar bagi terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.

Exit mobile version