Home / Kabupaten Lahat

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:57 WIB

Rusak Parah, Jembatan Penghubung Dua Desa di Kikim Barat Butuh Perhatian

LAHAT SUMSEL, MLCI – Jembatan penghubung dua desa, tepatnya dari Desa Lubuk Seketi ke Desa Sukarami di Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat dikeluhkan warga setempat.

Informasi dihimpun, warga setempat mengeluhkan kerusakan berat pada Jembatan Sungai Kubu tersebut yang telah mengganggu aktivitas sehari-hari, khususnya mobilitas anak sekolah, dan memicu sejumlah insiden berbahaya.

Pantauan awak media pada Senin 8 Desember 2025, terlihat kondisi jembatan sangat memprihatinkan. Sebagian besar plat besi penutup badan jembatan telah lepas, meninggalkan rongga-rongga berbahaya yang langsung mengarah ke aliran sungai di bawahnya. Struktur lainnya juga terlihat keropos dan tidak stabil.

“Untuk anak sekolah saja, mereka harus melintas bergantian dan sangat hati-hati karena takut terjatuh ke dalam rongga atau terpeleset. Ini sangat mengganggu dan membahayakan,” ujar salah seorang warga, Relda mewakili keluhan masyarakat setempat.

Baca Juga!  SMSI Lahat Salurkan Bantuan Korban Banjir Dan Dirikan Posko Penerimaan Bantuan

Tidak hanya mengganggu, kondisi jembatan ini telah memicu kecelakaan. Warga menyebutkan, beberapa waktu lalu pernah terjadi insiden di mana sebuah mobil terpelosok ke sungai karena struktur jembatan yang tidak lagi mampu menahan beban. Kejadian tersebut semakin memperkuat kekhawatiran warga akan keselamatan setiap kali harus menyeberang.

Jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung utama antara Desa Lubuk Seketi dan Sukarami. Kerusakannya berdampak luas, menghambat distribusi barang, pelayanan kesehatan, dan terutama pendidikan anak-anak yang harus melintas setiap hari.

“Ini akses satu-satunya. Kalau mau ke desa sebelah atau anak-anak mau ke sekolah, ya harus lewat sini. Tidak ada alternatif lain. Kondisinya sudah darurat,” tambah warga lain.

Baca Juga!  Kapolres Lahat Salurkan Bantuan Kebakaran Air Dingin Baru, Tanjung Tebat

Melihat urgensi perbaikan, masyarakat setempat berharap penuh kepada Pemerintah Kabupaten Lahat dan instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk segera turun tangan.

“Kami sangat berharap pemerintah kabupaten dan pihak terkait cepat tanggap. Perbaikan jembatan ini tidak bisa ditunda lagi. Keselamatan warga, terutama anak-anak kami yang sekolah, jadi taruhannya,” pungkasnya Rudi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan perbaikan fisik yang terlihat di lokasi. Warga berharap laporan dan keluhan mereka segera ditindaklanjuti untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.***Herlan

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Bimtek Peningkatan 8 Indikator PAUD Holistik Terintegrasi Digelar di Lahat

Kabupaten Lahat

Sinergi Pendidikan dan Media: K3S Kikim Barat Jalin Kerja Sama Publikasi Bersama Awak Media

Kabupaten Lahat

Jumat Bugar: SD Negeri 5 Lahat Rutin Laksanakan Senam Pagi Bersama

Kabupaten Lahat

Jumat Sehat: SD Negeri 2 Kikim Timur Rutin Gelar Senam Pagi Bersama Siswa

Kabupaten Lahat

K3S SD Kecamatan Kikim Timur Gelar Rapat Bulanan dan Silaturahmi Bersama Insan Pers

Kabupaten Lahat

Pembahasan APBD-P Tahun 2026 Batal, Sejumlah Sekolah di Lahat Harus Tunda Perbaikan Bangunan Rusak

Kabupaten Lahat

SDIT Abatatsa Lahat Terima Kunjungan Study Banding MI Assalam Pondok Pesantren Darussalam

Kabupaten Lahat

Kopi Robusta Khas Daerah Disosialisasi ke SMAN 4 Lahat, “Aroma Kuat Jadi Identitas Unggulan”
error: Content is protected !!