Home / Peristiwa

Jumat, 10 Januari 2025 - 20:04 WIB

PTBA Terpacu Angkat Kembalinya Silat Kuntau Di Lawang Kidul

MUARA ENIM SUMSEL, MLCI – Selalu menjadi bagian dalam setiap pertunjukan seni dan olah raga ketangkasan menjadikan Silat Kuntau sebagai warisan kearifan lokal telah melegenda di Bumi Serasan Sekundang.

Namun seiring berjalannya waktu, Silat Kuntau asli dari Semende perlahan mulai asing di mata masyarakat ditengah perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan derasnya serangan informasi budaya dari luar.

Hingga akhirnya Kuntau sebagai beladiri maupun kesenian untuk mengiringi acara pernikahan sudah tidak ada hanya tersisa di daerah tertentu dalam Kabupaten Muara Enim seperti Semende dan daerah uluan.

Melihat hal ini Tim Implementasi Tanjung Enim Kota Tujuan Wisata (Kowis)  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui bidang budaya dan kearifan lokal terpacu untuk mengangkat kembali Silat Kuntau Semende.

Baca Juga!  Maju Pilkada 2024, Yulius Maulana Disambut Hangat Katua Partai Nasdem Lahat

Menurut Didi Priyono, Bid Budaya dan Kearifan Lokal Kowis PTBA, disela – sela Seminar Silat Kuntau Semende mengatakan keinginan untuk kembali mempopulerkan Seni Silat Kuntau yang selaras dengan PTBA yang ingin menjadikan Tanjung Enim menjadi Kota Wisata.

Sehingga bertepatan peringatan hari pencak silat nasional tanggal 12 Desember 2024 diadakan Seminar Silat Kuntau Semende untuk mengenalkan seni beladiri tersebut kepada generasi muda.

“Sehingga nantinya diharapkan Seni Silat Kuntau kembali populer dan bisa menjadi bagian dari kemajuan Tanjung Enim menjadi tujuan Kota Wisata,” ungkapnya. Jumat (10/1/2025)

Hal senada disampaikan oleh Mukhtamiri, S.AP., Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Lawang Kidul mewakili Camat Lawang Kidul dalam sambutannya mengapreasiasi program seminar ini karena baru pertama kali diadakan bahkan menghadirkan narasumber yang berkompeten.

Baca Juga!  Warga Khawatir Amblas, Musi Prima Coal Dinilai Tidak Indahkan Sanksi Lingkungan Hidup

“Kami sangat berbangga dengan Ketua Pelaksana Mas Didi Priyono yang sudah sangat peduli dengan Seni Silat Kuntau Semende dengan menggali serta mengangkat kembali ke permukaan seni budaya yang sudah lama tenggelam,” ujarnya.

Pada seminar ini menghadirkan narasumber Dr. Dedi Irwanto (Dosen Sejarah FKIP Unsri/Akademisi) sehingga bukannya praktik tapi para peserta mendapat wawasan mengenai silat kuntau dari segi budaya dan sejarah, kegiatan  dihadiri 90 orang peserta yang merupakan para pesilat dari berbagai perguruan yang ada di Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul. (D4F)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dr. Hasperi Susanto Terpilih Jadi Ketua IKASELA Periode 2026–2030, Berikut Pesannya

Peristiwa

Jalan Hauling PT. ALR Tuai Polemik, Berikut Permintaan Masyarakat Dua Desa Merapi Timur

Peristiwa

Diduga CV. LKL Pungli Ke Pedagang Kaki Lima, Pemkab Lahat Akan Tindak Tegas

Peristiwa

Selesai Monev : Pemdes Ulak Mas, BPD Dan Tokoh Masyarakat Gelar Tasyakuran Di Bendungan (Embung) Desa

Kabupaten Lahat

Monev Tim Tripika : Bangunan SPAL DD Tahap 2 Desa Giri Mulya Di Puji Camat Lahat

Kabupaten Lahat

Banyaknya Keluhan Masyarakat Tentang RSUD Lahat, Komisi IV DPRD Kabupaten Lahat Adakan Sidak. Berikut Temuannya

Peristiwa

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, Disdikbud Lahat Gelar Kegiatan Pembinaan Karakter Dan Pengembangan Kompetensi Dasar Pendidikan Bagi Guru Paud

Peristiwa

Digerebek Tim Walet Polres Lahat, Pengedar Narkoba Ini Sempat Buang BB
error: Content is protected !!