Home / BUMN

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 03:07 WIB

PTBA Dukung Pengembangan UMKM Berbasis Alam melalui Madu Galo-Galo Cupiang

SAWAHLUNTO SUMBAR, MLCI – Berawal dari sebuah desa di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Hery Setiawan mendirikan usaha budidaya lebah tanpa sengat (Trigona sp.) pada tahun 2016.

Di tengah semangat pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian alam, kisah sukses Madu Galo-Galo Cupiang menjadi bukti nyata bahwa usaha mikro berbasis alam pun bisa menembus pasar nasional hingga internasional.

Kini, berkat kegigihannya dan dukungan dari PT Bukit Asam Tbk melalui program Rumah BUMN Sawahlunto, produk Madu Galo-Galo Cupiang tengah bersiap menjejak pasar global.

Usaha ini awalnya lahir dari kepedulian terhadap potensi lokal dan kecintaan Hery pada kealamian. Nama “Cupiang”, yang diambil dari istilah lokal untuk beruang madu, menjadi simbol kekuatan alam, ketekunan, serta semangat pelestarian.

Budidaya lebah kelulut atau galo-galo ini menghasilkan produk unggulan berupa madu, propolis, dan bee pollen yang seluruhnya diproses secara alami, higienis, dan ramah lingkungan.

Madu yang dihasilkan lebah tanpa sengat diketahui memiliki kandungan fenolik dan antioksidan tinggi, dengan rasa asam-manis khas karena disimpan dalam kantung propolis yang kaya manfaat kesehatan.

Tahun 2020 menjadi titik balik yang mengubah arah usaha Hery secara signifikan. Saat itu ia bergabung sebagai mitra binaan Rumah BUMN Sawahlunto dan PT Bukit Asam Tbk.

Baca Juga!  Dibantu PTBA, Sarjianto "Jani Rongsok" Sukses Raup Cuan

“Menjadi mitra binaan merupakan langkah besar bagi kami. Dari awal kami dibantu mulai dari permodalan, pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, hingga pendampingan pemasaran. Bahkan kami diberikan kesempatan mengikuti berbagai pameran, baik di dalam maupun luar negeri. Ini pengalaman luar biasa yang membuka wawasan dan memperluas pasar kami,” ungkap Hery. Sabtu (2/8)

Dampaknya sangat terasa. Produk Madu Galo-Galo Cupiang kini telah dipasarkan ke berbagai wilayah Indonesia seperti Bali, Kalimantan, hingga menjangkau pasar ekspor ke Malaysia. Walau volume ekspor masih terbatas, permintaan luar negeri terus berdatangan, memberikan motivasi tambahan bagi Hery dan timnya.

“Kami bermimpi produk ini bisa go global, sesuai dengan slogan kami: 4G – Galo-Galo Go Global,” tambahnya penuh semangat.

Lebih dari sekadar madu mentah, Hery dan tim terus berinovasi menciptakan produk turunan bernilai tambah seperti sabun dan sampo propolis, balsem herbal, masker wajah, kopi propolis, hingga madu saset dan madu premium. Bee pollen yang kaya nutrisi bahkan diolah menjadi sabun dan masker wajah. Inovasi ini membuka peluang pasar yang lebih luas, terutama di kalangan konsumen yang peduli kesehatan dan kealamian produk.

Baca Juga!  Pemeriksaan Mata Gratis Puluhan Pelajar SD Digelar PT. Bukit Asam. Tbk

Dalam satu periode panen selama 1,5 bulan, omzet Madu Galo-Galo Cupiang bisa mencapai Rp56 juta. Angka ini menjadi bukti bahwa usaha kecil berbasis alam dapat berkembang pesat bila dikelola secara serius dan mendapat dukungan ekosistem usaha yang tepat.

Namun yang menjadikan kisah Cupiang begitu inspiratif adalah semangat keberlanjutan yang dibawanya. Hery tidak hanya menjadikan lebah tanpa sengat sebagai sumber ekonomi, tetapi juga sebagai alat pelestarian ekosistem dan edukasi masyarakat akan pentingnya menjaga alam. Melalui usaha ini, ia turut mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis hasil hutan bukan kayu, sembari mempertahankan kearifan lokal.

PT Bukit Asam Tbk, melalui Rumah BUMN Sawahlunto, melihat potensi ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung UMKM lokal agar bisa tumbuh, mandiri, dan berdaya saing global. Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fasilitas dan pelatihan, tetapi juga membuka jejaring promosi dan pemasaran lintas daerah dan negara.

Kisah Madu Galo-Galo Cupiang menunjukkan bahwa dari sebuah kota kecil bersejarah seperti Sawahlunto, produk lokal berkualitas bisa tumbuh besar dan menembus dunia.***(D4F)

Share :

Baca Juga

BUMN

Pembinaan Usia Dini Berbuah, Tim Basket Binaan PTBA Raih Juara Galaxy Stars Rising Cup 2025

BUMN

PTBA Borong Penghargaan Indonesia Green Awards 2026 “Tegaskan Komitmen Berkelanjutan”

BUMN

Gelar Top Talk Safety, PTBA Gaungkan Pentingnya Peran Keluarga Cegah Kecelakaan Kerja

BUMN

Wujudkan Pendidikan Inklusif Lewat Kelas Kreasi, PTBA Sentuh Anak Spesial

BUMN

Perkuat Tata Kelola dan Strategi Bisnis Perusahaan, PTBA Gelar RUPSLB 2025

BUMN

Bukit Asam Raih Juara I Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Annual Report Awards 2024

BUMN

PTBA Latih 30 Peserta “Bermodal Utama Kreativitas” Kembangkan Kerajinan Pipe Cleaner

BUMN

Jaga Jejak Sejarah Bangsa, PTBA Raih Penghargaan ANRI 2025
error: Content is protected !!