Home / Sumatera Selatan

Jumat, 14 Februari 2025 - 11:58 WIB

Pranata Meksiko, “Efisiensi Anggaran Jangan Jadi Alasan Tak Realisasi Program”

LUBUK LINGGAU SUMSEL, MLCI – Pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto lewat kebijakan yang ditetapkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.1/2025 yang menargetkan penghematan sebesar Rp. 306,7 triliun dengan strategi multidimensi, membuat banyak program dan kegiatan yang bakal dilakukan Pemerintah Daerah turut dilakukan refocusing anggaran.

Namun, menurut Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Lubuk Linggau Barat 1, Pranata Meksiko bahwa efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintah pusat, diharapkan jangan menjadi alasan Pemerintah Kota Lubuk Linggau untuk tidak mengupayakan realisasi berbagai program yang telah dicanangkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih. Jumat (14/2)

Menurut Pranata, langkah utama dalam kebijakan ini adalah restrukturisasi belanja rutin, dengan memangkas 50% anggaran perjalanan dinas, kegiatan seremonial, serta pengadaan alat tulis kantor (ATK). Selain itu, pemerintah juga mendorong transformasi digital birokrasi melalui implementasi e-government untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan mengurangi biaya operasional.

Baca Juga!  Unggahan Tentang Seleksi Masuk SMAN 1 Lahat Viral di Media Sosial

“Jadi menurut saya anggaran yang dipangkas itu kan lebih bersifat mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Sehingga, anggaran yang memang diperuntukkan untuk program-program yang sangat menyentuh ke masyarakat malah tidak boleh dipangkas. Utamanya, program dan kegiatan yang bersifat sosial,” tegas Pranata.

Ditambahkan Pranata, efisiensi anggaran ini merupakan tantangan bagi kepala daerah baru nanti, sehingga efisiensi anggaran nantinya jangan dijadikan alasan tidak realisasinya janji-janji politik.

“Jangan jadi alasan. Ini hanya sekedar tantangan saja bagi kepala daerah baru. Tentu sebagai warga Kota Lubuk Linggau, kami malah sepakat jika pengurangan anggaran yang bersifat sia-sia akan dipangkas, seperti yang disampaikan Pak Presiden Prabowo, bahwa seperti kegiatan Forum Group Discussion (FGD), Dinas Luar yang tidak penting, belanja yang rutin yang tidak terlalu penting malah memang wajib dipangkas, lebih baik jika bisa ditiadakan. Tapi, perlu diingat juga bahwa program dan kegiatan yang menyentuh langsung ke masyarakat itu wajib dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkap Pranata yang juga menjabat sebagai Sekretaris SMSI Kota Lubuk Linggau ini.

Baca Juga!  Soal Kualitas Air Minum AlfaOne, AMPB Unras Desak DPRD “Tak Tinggal Diam”

Menurut Pranata, Karang Taruna Kecamatan Lubuk Linggau Barat 1, dipastikan akan mendukung penuh realisasi program-program Walikota Terpilih nanti. Ia berharap, program yang gencar disampaikan saat kampanye dulu tidak menjadi pepesan kosong akibat kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat.

“Jadi efisiensi anggaran 2025 ini, saya melihatnya sebagai tantangan awal saja bagi pemerintahan baru di Lubuk Linggau. Saya yakin tidak akan ada kendala berarti,” pungkasnya.***  Humas SMSI Lubuk Linggau

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Revitalisasi Smp Negeri 4 Lahat Tahun 2026 Berlangsung Aman, 6 Item Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 956 Juta

Kabupaten Lahat

Prioritaskan Guru Berkualitas & Pendidikan Inklusif, Disdikbud Lahat: Tak Ada Anak Boleh Tertinggal

Sumatera Selatan

Wadah PTBA “CIP Award 2026” Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumatera Selatan

Penyegaran, Ketua SMSI Lubuk Linggau Dipimpin Ali Muap SM SH

BUMN

PTPN1 Regional 7 Sinergi Dua Desa Selesaikan Sertifikat Tanah yang Hilang

Sumatera Selatan

Nasib Guru PPPK Disuarakan IPNP Gandeng PGRI Sumsel ke Pemerintah Pusat

Pendidikan

SMK Negeri 2 Lahat Terima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Senilai Rp1,6 Miliar Lebih

Sumatera Selatan

Nilai Pemprov Sumsel Tak Punya Nyali, PP PALI Gruduk Kantor Gubernur
error: Content is protected !!