Home / Kabupaten Lahat / Peristiwa / Sumatera Selatan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:45 WIB

Perbincangan Hangat Seputar Jalur Penerimaan Siswa Baru di SMA Negeri 2

LAHAT, SUMSEL – MLCI – Sebuah percakapan di media sosial baru-baru ini menyita perhatian warganet, membahas beragam jalur masuk ke SMA Negeri 2 yang menjadi salah satu sekolah unggulan yang banyak diminati.

Ayah Bemby membuka percakapan dengan menyampaikan pengalaman putranya yang berhasil lulus melalui tiga jalur penerimaan sekaligus. “Tiga kali tes masuk SMA Negeri 2, putra saya Tidak lulus semuanya,” tulisnya. Ia menjelaskan rincian jalur yang ditempuh: pertama lewat jalur prestasi, mengingat anaknya secara konsisten menduduki peringkat pertama dan merupakan lulusan SMP Negeri 5; kedua lewat jalur domisili, mengingat tempat tinggalnya berada di wilayah Bandar Agung dengan nilai yang memenuhi syarat; serta ketiga lewat jalur tambahan yang juga memberikan hasil kelulusan.

Ungkapan ini kemudian memicu pertanyaan dari banyak warga yang penasaran: “Persyaratan apa saja yang dibutuhkan agar bisa diterima di SMA Negeri 2, sekolah yang sangat diminati ini?”

Baca Juga!  Tim Paslon Nomor 1 YM-BM Temukan Indikasi Kecurangan Di 7 Kecamatan, Ketua Tim Pemenangan Akan Laporkan Ke Bawaslu Dan MK

Tanggapan bermunculan dari berbagai pihak. Eva Nanjungan turut berkomentar dengan nada prihatin sekaligus doa, “Beda dengan sekolah lain yang kadang seolah-olah bisa ‘membeli’ kursi dengan biaya, padahal yang terpenting adalah ilmu dan keberkahan untuk anak. Semoga anak-anak kita semua meraih kesuksesan, meski persaingan di masa ini memang terasa berat,” tulisnya disertai doa dan harapan.

Dalam kolom komentar, muncul pandangan beragam. Herma Wati menekankan bahwa status sekolah—baik negeri maupun swasta—bukanlah hal yang utama. “Tidak harus selalu masuk sekolah negeri. Sekolah swasta pun tak kalah baik. Yang terpenting adalah kesuksesan anak kelak, penguasaan ilmu di berbagai bidang, dan yang paling utama adalah keterampilan yang dimiliki,” ujarnya. Ia juga menambahkan pengalaman pribadi, bahwa putranya dulunya bersekolah di swasta namun akhirnya berhasil diterima di sekolah negeri, seraya menegaskan bahwa sekolah swasta bukanlah tanda kualitas yang lebih rendah

Baca Juga!  Sebanyak 40 Anggota DPRD Lahat 2024-2029 Resmi Dilantik. Simak Nama-Namanya

Sementara itu, Supiandi melontarkan candaan ringan yang turut menggambarkan kekhawatiran umum orang tua: “Mungkin lewat jalur koneksi juga bisa masuk ya?” Ucapan ini mendapat respon beragam, mengingat pentingnya sistem penerimaan yang adil dan transparan. Putri Ayu pun berbagi pengalaman masa lalunya, “Dulu saya juga mengikuti tes masuk SMA Negeri 2. Saat itu pengumuman kelulusan sudah disampaikan secara daring,” ungkapnya.

Pembahasan ini mencerminkan kekhawatiran sekaligus harapan para orang tua akan masa depan pendidikan anak-anak mereka. Di tengah ketatnya persaingan masuk sekolah unggulan, masyarakat sama-sama berharap proses penerimaan berjalan terbuka, adil, dan tetap mengutamakan kualitas serta hak pendidikan bagi setiap siswa.

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

PT Bara Selaras Resources Tegaskan Komitmen Penuh Terapkan Good Mining Practice Dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Kabupaten Lahat

Dorong Lumbung Pangan Lahan TNI, Wabup Lahat Panen Bersama Yonif TP 894

Kabupaten Lahat

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, SDN 8 Lahat Tanamkan Semangat Perjuangan

Kabupaten Lahat

Kepsek SDN 13 Lahat, “Pancasila Harus Hidup, Bukan Hanya Dihafal”

Kabupaten Lahat

Gemilang Di Tingkat Nasional, Siswa Man 1 Lahat Raih Prestasi Membanggakan Fim 2026

Sumatera Selatan

Diduga Tak Profesional, Proyek CSR Belasan Miliyar di Simpang Raja “Kacau Balau”

Kabupaten Lahat

Marak LSM Datangi Proyek APBD Lahat, Ketua PW GNPK RI: “Jangan Bertindak Layaknya Auditor”

Kabupaten Lahat

Posyandu Gabungan Padang Bindu Dilaksanakan, Layani Balita Hingga Lansia
error: Content is protected !!