Home / Peristiwa

Jumat, 20 November 2020 - 13:33 WIB

Peminat Gas 5,5 Kg dan 12 Kg di Lahat Meningkat

Rico Saputra – Red Barab Dafri. FR

LAHAT SUMSEL, MLCI – Seiring dengan himbauan bagi masyarakat mampu beralih ke elpiji non subsidi di Kabupaten Lahat terjadi peningkatan signifikan terjadi terhadap produk LPG nonsubsidi Bright Gas 5,5 Kg dan Elpiji 12 Kg.

“Peningkatan itu terjadi adanya himbauan Pemerintah Kabupaten agar masyarakat mampu beralih ke elpiji non subsidi setelah pemerintah Kabupaten Lahat memperketat penyaluran elpiji subsidi 3 Kg,” terang release Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i ST SH. Jumat (20/11/2020).

Ditulisnya, elpiji 12 kg dan Bright Gas 5,5 kg merupakan produk non subsidi dan Berdasarkan Permen Nomor 26/2009, penetapan harga diserahkan kepada badan usaha. Badan usaha diberikan kewenangan oleh Pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga.

Baca Juga!  Safari Jum'at, Yulius Maulana ST Di Do'akan Jema'ah Jadi Bupati Lahat

Namun, penyesuaian tersebut tidak selalu naik, tetapi juga bisa turun. Buktinya, kata Sanderson, pada September 2015 dan Januari 2016 Pertamina pernah menurunkan harga produk non subsidi cukup signifikan. Ketika itu penurunannya sampai sekitar Rp 5.800.

Penelusurannya ke beberapa Agen diantaranya PT. Kenanga Lematang dan PT. Putra Pagun harga Bright Gas 5,5 kg Rp. 70.000,- dan Elpiji 12 kg Rp. 150.000,-,. Sementara di salah satu mini market Harga Bright Gas 5,5 kg Rp. 72.500,- dan Elpiji 12 kg Rp. 159.000,-,

Baca Juga!  Uji Kelayakan, Yulius Maulana Dan Arry Disambut Antusias DPW Nasdem Sumsel

Sementara Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Pemkab Lahat, Syaifullah Aprianto ST ditemui media ini di ruang kerjanya mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan proses pengumpulan data dan perbaikan tata kelola penyaluran elpiji melon ber subsidi.

“Kami berharap, agar kiranya pihak agen yang menjual barang non subsidi tidak memanfaatkan keadaan ini dan mendukung program pemerintah,” imbuh Syaifullah Aprianto ST yang juga mantan Kabag Umum Setda Lahat ini.***

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dr. Hasperi Susanto Terpilih Jadi Ketua IKASELA Periode 2026–2030, Berikut Pesannya

Peristiwa

Jalan Hauling PT. ALR Tuai Polemik, Berikut Permintaan Masyarakat Dua Desa Merapi Timur

Peristiwa

Diduga CV. LKL Pungli Ke Pedagang Kaki Lima, Pemkab Lahat Akan Tindak Tegas

Peristiwa

Selesai Monev : Pemdes Ulak Mas, BPD Dan Tokoh Masyarakat Gelar Tasyakuran Di Bendungan (Embung) Desa

Kabupaten Lahat

Monev Tim Tripika : Bangunan SPAL DD Tahap 2 Desa Giri Mulya Di Puji Camat Lahat

Kabupaten Lahat

Banyaknya Keluhan Masyarakat Tentang RSUD Lahat, Komisi IV DPRD Kabupaten Lahat Adakan Sidak. Berikut Temuannya

Peristiwa

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, Disdikbud Lahat Gelar Kegiatan Pembinaan Karakter Dan Pengembangan Kompetensi Dasar Pendidikan Bagi Guru Paud

Peristiwa

Digerebek Tim Walet Polres Lahat, Pengedar Narkoba Ini Sempat Buang BB
error: Content is protected !!