LAHAT SUMSEL, MLCI – Pemberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Lahat dengan penuh kesiapsiagaan pengawalan dan pengamanan oleh personel Polres Lahat pada Selasa malam 21 April 2026.
Jamaah Haji Kabupaten Lahat memberangkatkan 281 calon Jamaah Haji dengan proses pemberangkatan dipimpin langsung oleh Bupati Lahat Burzah Sarnubi SE yang dihadiri Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK MIK diwakili Wakapolres Kompol Liswan Nurhapis SH serta para kepala dinas intansi terkait berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Wakapolres menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga berharap seluruh calon jamaah haji Kabupaten Lahat dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
“Polres Lahat akan terus berupaya hadir dalam setiap kegiatan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegas Wakapolres.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lahat AKP Mastoni SE melalu Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH kepada awak media mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.
“Khususnya para calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah ke tanah suci yang sejak dini hari, personel telah disiagakan di titik kumpul keberangkatan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancer,” sambungnya.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi keberangkatan hingga pengawalan rombongan menuju titik transit.
Personel Polres Lahat juga berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan panitia penyelenggara haji, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun hambatan di lapangan.
Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah serta keluarga yang mengantar.
Selain itu, petugas turut membantu proses penertiban barang bawaan jamaah agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat juga memberikan ketenangan tersendiri, terutama bagi para jamaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian ekstra. Dengan pendekatan humanis, personel turut memberikan arahan dan bantuan secara langsung kepada para jamaah,” beber Lispono.
Tidak ditemukan kendala berarti yang dapat menghambat jalannya kegiatan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dapat dikendalikan dengan baik.
“Sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang signifikan. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid antara aparat keamanan dan seluruh pihak terkait,” ungkap Lispono.***YOZ










