Jurnalis : Herlan Nudin
LAHAT, SUMSEL – MLCI – Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 secara resmi dilaksanakan di Desa Wanaraya, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat. Kegiatan ini menjadi wujud pengawasan dan pembinaan berkelanjutan guna memastikan penggunaan anggaran berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan dihadiri langsung oleh perwakilan Camat Kikim Barat yakni Sekretaris Kecamatan Edi Susanto, S.os., Kepala Desa Wanaraya Warsanto beserta perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama para anggota, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Wanaraya Warsanto menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim pelaksana Monev yang telah meluangkan waktu untuk memantau pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan administrasi di wilayahnya.
“Kehadiran dan perhatian Bapak/Ibu sekalian sangat berarti bagi kami untuk memastikan segala hal berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa ini masih terdapat banyak kekurangan, utamanya dalam hal kelengkapan dokumen dan penataan administrasi,” ujar Warsanto.
Ia pun memohon dukungan dan bimbingan dari tim agar kekurangan yang ada dapat segera diperbaiki. “Oleh sebab itu, kami memohon kiranya Tim senantiasa berkenan memberikan bimbingan, arahan, dan masukan yang konstruktif kepada kami, agar kami dapat terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pengelolaan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin tertib, rapi, dan akuntabel ke depannya,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Edi Susanto, S.os. mewakili Camat Kikim Barat dalam arahannya menekankan bahwa Monev bukanlah semata-mata mencari kesalahan, melainkan upaya bersama untuk memastikan Dana Desa benar-benar dikelola sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap Pemerintah Desa Wanaraya segera menindaklanjuti setiap catatan yang diberikan, sehingga pelaksanaan anggaran pada tahap selanjutnya dapat berjalan lebih sempurna.
Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang terbuka dan penuh kekeluargaan, menandakan komitmen bersama antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan lembaga kemasyarakatan untuk senantiasa menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan negara demi kemajuan dan kesejahteraan warga.

