Home / Sumatera Selatan

Sabtu, 17 Februari 2024 - 15:58 WIB

Mendoakan Leluhur, Pj Bupati Lahat Ajak Keluarga Ziarah ke Makam Serunting Sakti

Barab Dafri –

PAGARALAM SUMSEL, MLCI – Menoleh sejarah dan kemasyuranya, sosok serunting sakti menjadi salah satu kisah yang kerap kali diceritakan turun menurun bahkan hingga hari ini.

Puyang Serunting Sakti atau yang lebih dikenal dengan panggilan si pahit Lidah merupakan salah satu pendekar sakti berasal dari Sumatera Selatan dan dimakamkan di Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam

Pj Bupati Lahat M Farid SSTP MSi didampingi Pj ketua PKK Kabupaten Lahat Adhitya Trinia Apriliani SSTP beserta unsur terkait melaksanakan ziarah ke Makam Puyang Serunting Sakti. Sabtu (17/02/2024).

Dikatakan Farid,  ziarah kubur  merupakan tradisi yang dilaksanakan umat muslim dimanapun, sekaligus mengingatkan kembali manusia dengan betapa dekatnya kematian, serta mendoakan dan memintakan ampunan untuk ahli kubur.

Baca Juga!  Penyulingan Minyak di Kecamatan Babat Toman Masih Beroperasi

“Untuk mendoakan arwah para leluhur yang telah berjasa meletakan dasar- dasar yang kokoh dalam penyelenggaraan pemerintah daerah serta penanaman nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat di Sumatera Selatan,” ucapnya.

Dan hari ini, sambung Farid, dirinya sekeluarga melaksanakan ziarah ke makam salah satu legenda yang bersejarah yakni Puyang Serunting Sakti atau Si Pahit Lidah.

Farid berharap, ziarah ini bukan hanya ceremonial semata, namun dapat dijadikan sebagai momentum untuk meneladani perjuangan yang telah dilakukan oleh para leluhur di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam.

Baca Juga!  Kasus 8 Bulan Belum Ditindak Lanjuti, Korban Lapor Ke Sekretariat PWI Sumsel

Sebagai informasi Puyang Serunting Sakti atau lebih dikenal dengan nama Si Pahit Lidah adalah salah satu tokoh yang di yakini oleh masyarakat setempat memiliki kekuatan gaib hebat.

Diceritakan menurut lagenda, kekuatan terhebat Puyang Serunting Sakti berada pada lidahnya yang bilamana beliau mengutuk seseorang menjadi batu, maka menjadi batulah orang yang dikutuk.

Makam ini terletak 10 km dari pusat kota dalam dapat dijangkau dalam waktu 20 menit berkendaraan dengan dukungan akses jalan yang lumayan baik.***

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Puncak Syukur 90 Tahun TK–SD Santo Yosef Lahat: Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah Dalam Karya

Kabupaten Lahat

KUA Lahat Tinjau dan Ukur Masjid Darul Falah, Percepat Pengajuan Akta Ikrar Wakaf

Kabupaten Lahat

SD Negeri 20 Lahat Gelar Upacara dan Penyerahan Hadiah Perlombaan Memperingati HUT RI ke-81

Kabupaten Lahat

Posyandu Lansia Desa Giri Mulya Berjalan Optimal, Pemdes dan Puskesmas Senabing Bersinergi Jaga Kesehatan Warga

Sumatera Selatan

Makan Korban, Mobil Angkutan Terguling di Proyek Jalan Mangkrak

Sumatera Selatan

Herman Deru Harusnya Malu, Proyek Jalan Simpang Raja Ditinggal Pemborong

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI ke-81, 190 Satuan Pendidikan Meriahkan Lomba PBB dan Drumband/Marching Band Berjalan Lancar

Kabupaten Lahat

20 Tahun Menanti, Sertifikat Warga Desa Giri Mulya yang Hilang Kini Mulai Diserahkan
error: Content is protected !!