Home / Sumatera Selatan

Kamis, 16 Juni 2022 - 08:49 WIB

Kondisi Jalan Ekstrim, Viral Video Warga di OKU Selatan Tandu Orang Sakit

Release SMSI OKU Selatan –

OKUS SUMSEL, MLCI – Dilansir dari sumsel24jam.com terkait Viral di Sosial Media, curhatan salah seorang warga Desa Bandar Alam Lama Kecamatan Kisam Tinggi yang menyaksikan warga sakit harus ditandu melewati jalan ekstrim dan berbahaya.

“Miris, mungkin inilah kata yang cocok untuk video ini, selalu dan selalu di desa kami (Desa Bandar Alam Lama, Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan,” kata Sali Narulito Harahap mengawali curhatan tentang jalan ekstrim di video yang viral itu.

Ia menyebut jalan di Desa Bandar Alam Lama OKU Selatan Sumsel itu sangat ekstrim.

“Dulu saya pernah memosting jenazah yang dibawa menggunakan kotak memakai motor. Dan sekarang orang sakit yang ditandu menggunakan kursi dengan rakitan bambu,” ungkapnya sedih. Kamis (16/6/2022).

Diketahui, warga yang sakit itu bernama Karmini menderita sakit liver sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua yang terletak di kabupaten

“Kapan…? kapan desa kami merdeka,” kata Sali Narulito Harahap.

Dia berharap melalui video viral itu, ada tangan-tangan orang baik yang bisa membantu mewujudkan perbaikan jalan di Desa Bandar Alam Lama itu.

Baca Juga!  Ketua FYBI Sumsel 2024-2028 Ir Deliar Marzoeki, Terpilih Secara Mufakat

“Ya Allah, semoga doa kami masyarakat desa bandar alam lama ini diijabah Allah. Semoga jalan didesa kami bisa lebih layak lagi,” harapnya.

Sementara itu Oka kepala Desa Bandar Alam, Kecamatan Kisam Tinggi, saat dikonfirmasi oleh wartaterkini.news terkait video tersebut membenarkan kejadian itu.

“Ya video yang beredar itu benar adanya, kejadian didalam video tersebut baru beberapa hari yang lalu, sekitar hari Senin kemarin, dan itu warga kami yang sakit yang harus berobat ke RSUD Muaradua”, jelasnya

Ia juga membenarkan jika sebelumnya pernah juga viral video tentang postingan jenazah yang dibawa warga menggunakan kotak memakai motor.

“Selain video warga yang ditandu untuk berobat, juga pernah ada video warga membawa jenazah menggunakan kotak memakai motor, video itu juga benar adanya”, bebernya

Diakuinya, video tersebut sengaja direkam dan diunggah warga, agar menjadi perhatian pemerintah daerah, provinsi maupun pusat.

“Kondisi tersebut sengaja direkam dan diunggah oleh warga, sebagai bentuk kekesalan agar menjadi perhatian pemerintah. Meskipun warga sudah terbiasa dengan hal tersebut namun keinginan supaya akses jalan lebih mudah dijangkau menjadi harapan terbesar warga desa”, terangnya

Baca Juga!  Bakat Seni Anak Didukung PTBA Lewat “Pioneering The Future” Lomba Mewarnai

Dikatakannya kondisi jalan di desanya memang benar sangat memprihatikan, dimana dengan kondisi musim penghujan seperti saat ini sangat susah untuk dilalui kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

“Jika musim hujan, pengendara motor dan mobil harus menggunakan rantai, itu pun masih susah dilalui”, ungkapnya

Lebih lanjut Kepala Desa Bandar Alam mengatakan kondisi jalan seperti itu terdapat lebih kurang 6 kilo meter. Ia juga mengatakan jalan menuju desanya sejak berdiri belum pernah tersentuh pembangunan.

“Pembukaan badan jalan dilakukan oleh pemerintah desa sebelumnya dan ada sekitar 2 kilo meter yang pernah dilakukan pengerasan oleh pemerintah daerah”, terangnya.

Lebih lanjut Ia juga mengatakan, jika pemerintah desa Bandar Alam sudah berulang kali mengusulkan agar jalan tersebut dibangun oleh pemerintah daerah maupun provinsi namun hingga hari ini belum juga dibangun.

“Kepala desa sebelumnya pernah mengajukan agar jalan ini jadi perhatian pemerintah, begitu juga dengan saya yang saat ini sedang dipercaya masyarakat untuk memimpin desa pernah mengusulkan pembangunan jalan tersebut”, pungkas Oka.***

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Penyidik, “Secepatnya Kasus Penganiayaan dan Pencemaran Nama Baik Istri Alm Ketua SMSI Musi Rawas Dilimpahkan ke Kejaksaan”

Sumatera Selatan

Bidang Pelayanan Kesehatan Dari BPJS, Mura Kembali Raih Penghargaan UHC Prioritas

Sumatera Selatan

Kantor Bersama, Rumah Kerukunan Umat Beragama Diresmikan

Sumatera Selatan

Kasus Lahan TMMD Memanas, Korban Diperiksa di Polda Sumsel

Sumatera Selatan

Jelang Ramadhan, Dinas Ketapang PALI Luncurkan Gerakan Tanam Cabai Serentak

Sumatera Selatan

Akibat Efisiensi Anggaran, Santunan Kematian di Musi Rawas Turun Rp 1 Juta Perjiwa

Sumatera Selatan

Lomba Senam Tingkat Provinsi Se-Sumatera Selatan Di Pestival BPMP, Lahat Berhasil Raih Empat Piala

Kabupaten Lahat

Pemdes Makartitama Gelar Acara Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa, Berikut Pesan Kepala Desa
error: Content is protected !!