Home / Pendidikan / Sumatera Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:52 WIB

Jangan Didik Anak dengan Pola Asuh “Ayam Potong”, Kepala MAN 1 Lahat Bagikan Pengalaman Hidup kepada Santri

LAHAT, SUMSEL – MLCI – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lahat, Deni Ariani, menyampaikan pesan penuh makna dalam kegiatan bimbingan karakter yang digelar di lingkungan Asrama MAN 1 Lahat, Kamis pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh santri untuk membangun pribadi yang tangguh, mandiri, dan disiplin, serta menjauhi pola hidup yang terbiasa dimanja tanpa mengenal perjuangan.

Kegiatan ini menjadi wadah penanaman nilai kehidupan yang nyata, di mana Deni Ariani membagikan pengalaman masa kecilnya sendiri sebagai teladan. Ia mengisahkan meskipun tumbuh di keluarga yang berkecukupan, ayahnya merupakan pengusaha sekaligus pejabat yang memiliki banyak armada kendaraan, ia tidak pernah dimanja dengan kemudahan yang serba ada. Justru sebaliknya, orang tuanya menerapkan didikan yang melatih kemandirian dan rasa tanggung jawab sedini mungkin.

Baca Juga!  TKD Dipangkas, Wabup PALI Nyatakan Optimis Pembangunan Tak Terhambat

“Ketika saya masih kecil dan meminta uang jajan, ayah tidak langsung memberikannya. Beliau menyuruh saya mencabut ubi kayu, lalu menjualnya sendiri untuk mendapatkan uang jajan itu. Saat libur sekolah pun, saya tidak diajak berwisata, melainkan turun ke kebun bekerja bersama ayah, ibu, dan kakek nenek,” ungkap Deni Ariani dengan nada tulus.

Ia juga menceritakan saat musim panen kopi tiba, ia turut memetik hasil panen dan menjualnya sendiri untuk mendapatkan uang tambahan. Pengalaman itulah yang kemudian membentuk mentalnya menjadi kuat, serta menanamkan kesadaran bahwa setiap rezeki dan keberhasilan harus diperjuangkan dengan kerja keras.

Dalam amanatnya, ia mengingatkan para santri agar tidak terbiasa dengan apa yang disebutnya sebagai “pola asuh ayam potong”—yaitu pola asuh yang hanya memberi segala kebutuhan secara instan tanpa mengajarkan anak untuk berjuang, berusaha, dan menghargai proses.

Baca Juga!  PGRI Kabupaten Lahat Gelar Kegiatan Advokasi Kebijakan Layanan Pendidikan

“Anak yang dididik seperti ayam potong hanya akan terbiasa menerima tanpa tahu bagaimana cara memperolehnya. Kelak mereka akan rapuh saat menghadapi tantangan dunia nyata,” tegasnya.

Melalui sesi berbagi ini, Deni Ariani berharap seluruh santri MAN 1 Lahat dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, disiplin, pekerja keras, dan mandiri. Ia menegaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak semata ditentukan oleh latar belakang keluarga atau harta yang dimiliki, melainkan dibangun dari didikan karakter, kebiasaan berusaha, dan kemauan untuk terus belajar sejak dini.

Kegiatan bimbingan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, disambut antusiasme tinggi dari para santri yang tampak menyimak setiap pesan yang disampaikan dengan saksama.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

MAN 1 Lahat Resmi Luncurkan Program Wali Kelas Piket Pagi: Perkuat Disiplin dan Jalin Kedekatan dengan Peserta Didik

Kabupaten Lahat

Prestasi Gemilang! Siswa SD Negeri 4 Lahat Ukir Nama di Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi

Kabupaten Lahat

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Gelar Pembinaan Kepala Sekolah, Guru, Serta Staff

Pendidikan

Prestasi Gemilang! SD Negeri 4 Lahat Sukses Tembus Ajang Osn-p Kabupaten Lahat

Pendidikan

Alhamdulillah, Prestasi Gemilang! Man 1 Lahat Raih Tiga Piala Sekaligus Dalam Lomba Lagu Daerah Kabupaten Lahat

Kabupaten Lahat

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Gelar Pembinaan Dan Sosialisasi Sensus Ekonomi Serta Program Baznas

Sumatera Selatan

Secercah Harapan Kembali Menyala Dibalik Bangku Kuliah

Kabupaten Lahat

MPLS Tiga SMP di Lahat Berlangsung, Penanaman Nilai Indonesia Hebat dan Cegah Bahaya Narkoba Jadi Fokus Utama
error: Content is protected !!