LAHAT SUMSEL, MLCI – Secara langsung, Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK MIK dihdiri Bupati Lahat H Bursah Zarnubi SE membuka acara “Lomba Seni Suara Burung Perkutut Kapolres Lahat Cup” yang diselenggarakan P3SI Korda Lahat di Desa Pagar Sari Kecamatan Lahat. Minggu (2/11).
Saat menyampaikan sambutan, Kapolres mengapresiasi tinggi kepada Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia atau P3SI Korda Lahat dan seluruh panitia serta peserta yang ambil bagian dalam kegiatan ini.
Dirinya berharap kompetisi semacam ini tidak hanya menjadi ajang hobi, namun juga mempererat silaturahmi antar Kung Mania serta mendukung nilai-nilai pelestarian lingkungan hidup.
Sementara itu, Bupati Lahat menyampaikan rasa bangga atas inisiatif bersama ini dan mengajak masyarakat untuk berpikir jangka panjang bahwa fungsi restoratif dan regeneratif lingkungan akan berdampak pada kehidupan anak-cucu kita.
“Kelestarian menjadi isu penting saat ini karena manusia banyak yang memanfaatkan sumber daya alam secara tidak bertanggung jawab sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan hidup.
Sementara itu, Ketua P3SI Korda Lahat M Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas yakni meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para penggemar perkutut yang dikenal sebagai Kung Mania terhadap pentingnya pelestarian alam dan lingkungan.
“Alhmdulillah hadir dalam kegiatan ini ada 60 gantangan yang terbagi dalam dua kelas lomba dan diikuti peserta dari Lahat, Palembang, Baturaja, bahkan Bandar Lampung,” terang Maulana.
Dengan suksesnya event ini, P3SI Korda Lahat berharap dapat menjadikannya sebagai agenda rutin yang diperluas cakupannya dari regional ke tingkat lebih luas seperti wilayah Sumatera atau nasional.
Hal itu, lanjut Maulana, sesuai dengan visi induk untuk menjaga hobi sekaligus budaya suara perkutut. Faktanya, P3SI sebagai organisasi nasional memang rutin menggelar event-event serupa di berbagai daerah.
P3SI Korda Lahat menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, pemerintah daerah, kepolisian setempat, penggiat perkutut (Kung Mania), serta sponsor dan panitia atas kerja sama dan kontribusinya.
“Diharapkan ke depan dukungan dapat lebih ditingkatkan agar lomba-lomba dan kegiatan pelestarian langka seperti ini dapat berkembang, bermutu, dan berdampak luas bagi komunitas dan lingkungan,” imbuh Maulana.
Acara ditutup dengan pelepasliaran burung perkutut oleh Bupati, Kapolres, Ketua P3SI Korda Lahat, dan pengurus lainnya sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.***Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono. SH.

