Home / Sumatera Selatan

Sabtu, 9 Juli 2022 - 09:42 WIB

Hampir Setahun Ganti Rugi Tak Dibayar, Warga Akhirnya Pilih Jalur Hukum

Release SMSI Prabumulih –

PRABUMULIH SUMSEL, MLCI – Lantaran kesal karena merasa dibohongi dan ditipu oleh pihak perusahaan pelaksana seismik 3D Chrysant di wilayah kota Prabumulih, yakni PT Beureu Geophysical Prospecting (BGP) Indonesia, puluhan warga yang bangunan rumahnya terdampak dan mengalami retak berencana akan melanjutkan permasalahan tersebut ke jalur hukum.

Langkah itu diungkapkan oleh Gustav, salah satu perwakilan warga di kelurahan Patih Galung, kecamatan Prabumulih Barat, yang rumahnya juga mengalami keretakan pada SMSI kota Prabumulih, Sabtu (9/7/2022).

“Ya kita terpaksa mengambil langkah itu, tinggal sekarang menunggu pengacara kita dari Jakarta. Hampir setahun ini, kita semua seperti merasa dibohongi dan ditipu, tidak sesuai apa yang dijanjikan yang mereka buat,” keluh Gustav.

Baca Juga!  AWAS KUHP DAN KUHAP BARU MULAI BERLAKU HARI INI

Menurut Gustav, tindakan itu dilakukan karena pasca aksi kembali menuntut ganti rugi dan kompensasi di Gunung Kemala, beberapa waktu lalu, belum menemui titik terang.

“Bahkan mereka saat itu, melalui perwakilan perusahaan hanya membawa surat dari pimpinannya, yang intinya tidak ada ganti rugi,” sebut mantan Assman LR PHR (dulu Pertamina Asset 2).

Masih dikatakan dia, bahwa banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses ganti rugi dan kompensasi pada pekerjaan seismik tersebut.

“Seperti adanya pemotongan pembayaran ganti rugi, misal seharusnya sesuai kesepakatan dan perjanjian dibayar Rp3 juta, ternyata cuma Rp300 ribu. Belum lagi, mereka tidak mau transparan dan menunjukkan hasil dokumentasi hasil pemeriksaan rumah retak yang dilakukan,” imbuh Gustav.

Baca Juga!  Turunkan Stunting, Disdik PALI Ajak Guru PAUD Bimtek Olah Gizi Pola Asuh Anak

Terpisah, pihak perwakilan perusahaan PT BGP Indonesia di Prabumulih, yakni Rustam dan Nawang ketika dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp, hingga berita ini dibuat belum memberikan pernyataan resmi atau memberikan balasan.

Bahkan, beberapa postingan chat konfirmasi pada kedua nomor ponsel yang bersangkutan hanya terlihat tanda centang dua garis hitam, sampai berita ini ditayangkan.***

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Puncak Syukur 90 Tahun TK–SD Santo Yosef Lahat: Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah Dalam Karya

Kabupaten Lahat

KUA Lahat Tinjau dan Ukur Masjid Darul Falah, Percepat Pengajuan Akta Ikrar Wakaf

Kabupaten Lahat

SD Negeri 20 Lahat Gelar Upacara dan Penyerahan Hadiah Perlombaan Memperingati HUT RI ke-81

Kabupaten Lahat

Posyandu Lansia Desa Giri Mulya Berjalan Optimal, Pemdes dan Puskesmas Senabing Bersinergi Jaga Kesehatan Warga

Sumatera Selatan

Makan Korban, Mobil Angkutan Terguling di Proyek Jalan Mangkrak

Sumatera Selatan

Herman Deru Harusnya Malu, Proyek Jalan Simpang Raja Ditinggal Pemborong

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI ke-81, 190 Satuan Pendidikan Meriahkan Lomba PBB dan Drumband/Marching Band Berjalan Lancar

Kabupaten Lahat

20 Tahun Menanti, Sertifikat Warga Desa Giri Mulya yang Hilang Kini Mulai Diserahkan
error: Content is protected !!