Home / Pendidikan

Senin, 4 September 2023 - 07:11 WIB

Guru Besar UNSRI Ciptakan Alat Tes Olahraga Berbasis Teknologi Sensor

Release SMSI Sumsel –

OGAN ILIR SUMSEL, MLCI – Universitas Sriwijaya (Unsri) berhasil mengembangkan alat uji tes push up berbasis teknologi getar. Alat tersebut digunakan untuk meningkatkan kemampuan tes fisik mahasiswa. Hasil penelitian ini sudah terdaftar Hak Cipta Alat Tes Olahraga Sit Up Berbasis Teknologi Sensor-Switch.

Pengembangan alat tersebut berhasil mengantarkan sang peneliti, Prof Dr Dra Hj Hartati M Kes dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri, Senin (04/09/2023), di Graha Sriwijaya Kampus Unsri, Indralaya Ogan Ilir.

Hartati menceritakan, pengembangan alat dilakukan untuk memperbaiki kelemahan pengukuran push up secara konvensional. Sebab, pengukuran secara konvensional mengandalkan pengawasan subjektif sehingga data yang diperoleh kurang optimal.

Instrumen tes push up berbasis teknologi sensor, kata Hayati memiliki 94 persen uji validitas dan pengukuran tingkat ahli olahraga serta ahli IT dengan validitas 75 persen. “Sehingga alat dikatakan layak,” kata Hartati saat menyampaikan Pidato Pengukuhannya.

Baca Juga!  K3S Kecamatan Lahat Adakan Rakor Terkait FLS3N Tingkat Kecamatan, Ini Pembahasannya

Dia menjelaskan, keandalan alat telah diuji coba pada kelompok kecil laki-laki sebesar 0,994 dan kelompok kecil wanita sebesar 0,988 dengan kategori Tinggi.

Sedangkan uji coba kelompok besar laki-laki adalah 0,998 dan kelompok besar wanita adalah 0,946 dengan kategori Tinggi. “Uji coba itu memiliki reliabilitas yang tinggi sehingga layak digunakan,” bebernya.

Tak hanya alat uji tes push up, Hartati juga mengembangkan tes tangkap bola berbasis sensor getaran. Tujuannya untuk menghasilkan sensor lempar bola ke dinding berbasis sensor getar yang dapat digunakan untuk menghitung koordinasi.

“Alat ini dapat digunakan sebagai alat tes lempar bola dinding untuk menguji siswa dan mahasiswa agar bisa memfasilitasi tes yang dilakukan oleh guru dan pelatih,” ucapnya.

Baca Juga!  MAN 1 Lahat Kirimkan 6 Siswa Terbaik Berlaga di Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Kabupaten

Pemanfaatan teknologi juga dikembangkan Haryati dalam bidang kesehatan olahraga. Salah satunya dengan membuat alat ukur aplikasi digital pengukuran status gizi melalui lembar validasi. Teknologi digital yang dikembangkan berupa aplikasi pengembangan alat ukur status gizi siswa melalui Microsoft Visual Basic dari Windows 10.

“Melalui alat ini, kita bisa mengukur status gizi pada anak,” terangnya.

Prof Dr Dra Hj Hartati M Kes merupakan dosen FKIP Unsri. Wanita kelahiran 10 Juni 1960 itu menamatkan S1 di Bidang Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Semarang pada tahun 1984. Dia melanjutkan studi S2 di Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Arlangga pada tahun 2002. Sementara gelar Doktor yang diraihnya setelah menempuh pendidikan di Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Semarang pada tahun 2013.***

Share :

Baca Juga

Pendidikan

K3S SD Kecamatan Lahat Gelar Rapat Koordinasi Asesmen Sumatif Akhir Semester 1 Tahun ajaran 2026/2027

Pendidikan

Siswa SMAN 4 Lahat Ini Raih Dua Gelar Juara I Kejuaraan Karate Sumsel

Pendidikan

Raih Medali Emas Tingkat Nasional, SMAN 4 Lahat Juarai Tiga Kompetisi

Nasional

Tiga Siswa Man 1 Lahat Raih Medali Dan Lolos Ke Tingkat Nasional Kompetisi Pelajar Sains Indonesia 2026

Kabupaten Lahat

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, SDN 8 Lahat Tanamkan Semangat Perjuangan

Kabupaten Lahat

Kepsek SDN 13 Lahat, “Pancasila Harus Hidup, Bukan Hanya Dihafal”

Pendidikan

Ukir Prestasi Nasional, Pelajar SMAN 4 Lahat Juarai Olahraga dan Olimpiade Sains

Kabupaten Lahat

KEPALA MAN 1 LAHAT LANTIK PENGURUS OSIM PERIODE 2026–2027, TANAMKAN SEMANGAT KEPEMIMPINAN DAN AMANAH
error: Content is protected !!