Home / Regional

Sabtu, 14 November 2020 - 13:20 WIB

Genangan Air Diduga Limbah Hotel Calista Lahat, Warga Sebut “Najis”

Tahrim – Red Barab Dafri. FR

LAHAT SUMSEL, MLCI – Jamaah Masjid Muhajirin di Blok C Kavling Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat yang akan menunaikan sholat subuh berjamaah pada Sabtu (14/11/2020) kesal dan kecewa, akibat akses jalan ke rumah ibadah itu dihadang oleh genangan air diduga limbah Hotel Calista.

Eduar Kohar warga yang tinggal di area tersebut sekaligus jemaah masjid Muhajirin mengatakan, menjelang subuh tadi tinggi air 40 hingga 60 cm.

“Lantas, Jamaah yang ingin shalat subuh di masjid Muhajirin harus memutar arah, dikarnakan air limbah tersebut super kotor dan di anggap najis untuk beribadah sholat subuh oleh para jemaah Masjid Muhajirin akibat diduga limbah Hotel Calista,” sambungnya.

Baca Juga!  Sambut Isra Miraj 1444 H, Para Pemuda Desa Dan Mahasiswa KKN Menggelar Bebagai kegiatan

Diuraikan Eduar, kasus genangan air di jalan dari Hotel Calista ini dulu perna dilaporkan ke Pemkab Lahat, Tim sudah turun untuk mengecek hal tersebut tapi hasilnya tidak berbeda sebelum di laporkan. Padahal, banjir ini sejak ada hotel, sebelumnya tidak.

“Masalah air hujan atau limbah tergenang karena Gorong-gorong sangat kecil di bangun pada tahun 1970. Jadi kami berharap tolong dintindak lanjuti, karena RT, RW Lurah Camat Dan Ketua IKBJ mungkin tidak tauh kondisi saat ini, semoga Bapak Bupati Lahat dapat turun ke lapangan menindaklanjuti permasalah yang ada saat ini” beber Eduar.

Baca Juga!  Tahun Ini BPN Lahat Akan Ubah Bentuk Sertifikat Tanah. Ini Penjelasannya

Terpisah, Manager Hotel Calista Aidil Fajar saat dikonfirmasi, menjelaskan, bahwa air limbah menguap akibat curah hujan yang cukup deras tadi malam.

Dan tidak semua air limbah itu berasal dari Hotel Calista. Menurutnya gorong-gorong itu terlalu kecil dan rendah, sehingga tidak bisa menampung luapan air ketika curah hujan tinggi.

“Kami juga sudah melakukan gotong royong bersama pada Pukul 08.00 WIB dengan membersihkan tumpukan sampah dan rumput yang menyebabkan air limbah atau air hujan yang tergenang,” tegas Aidil.***

Share :

Baca Juga

Regional

Kisruh Berawal dari Kasus Cash Back, “PWI Tetap Satu”

Kabupaten Lahat

Paslon Bupati Lahat Yulius Maulana ST Dan budiarto Marsul SE,. M. Si Silaturahmi Dikediaman Ketua umum MUI Lahat

Regional

Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Rejang Lebong, SMSI Lubuk Linggau Kompak

Regional

Pengurus Jakarta 2024-2029 Dilantik, PWI Harus Kembali Disegani

Regional

Ruri, “Aktivitas Tambang Timah Ilegal di Bangka Perlu Pengawasan Ketat”

Regional

Resepsi Peringatan Hari Nasional Taiwan ke-113 Digelar 

Regional

Kantor PWI Pusat Gedung Dewan Pers Didesak Puluhan Anggota Segera Dikosongkan

Regional

PWI HCB Dilarang Berkantor di Gedung Dewan Pers
error: Content is protected !!